3 Manfaat Minum Jus Apel Bagi Tubuh

by

Koran Jogja – Apel utuh adalah makanan yang sangat sehat. Ketika apel dijus, kualitas hidrasinya dimaksimalkan, dan beberapa senyawa dipertahankan. (Healthline, 25/6).

Namun, membuat jus mengurangi manfaat lain dari apel utuh, termasuk serat dan kemampuan untuk memuaskan rasa lapar.

Berikut 3 manfaat minum jus apel.

1. Mendukung hidrasi

Jus apel mengandung 88 persen air dan rasanya enak. Ini membuatnya mudah untuk dikonsumsi — terutama bagi mereka yang sakit dan berisiko tinggi mengalami dehidrasi.

Faktanya, beberapa dokter anak merekomendasikan jus apel setengah kekuatan – campuran setengah jus, setengah air – untuk anak-anak sakit yang mengalami dehidrasi ringan dan setidaknya berusia satu tahun.

Dalam sebuah penelitian terhadap anak-anak yang mengalami dehidrasi ringan dengan diare dan muntah, mereka yang ditawari jus apel encer memiliki kemungkinan 6,5% lebih kecil untuk membutuhkan cairan yang dikirim melalui pembuluh darah mereka daripada mereka yang diberi minuman elektrolit obat.

Meskipun minuman elektrolit diformulasikan secara khusus untuk rehidrasi, beberapa anak tidak menyukai rasanya dan tidak mau meminumnya. Mereka juga relatif mahal.

Jus apel encer adalah alternatif yang praktis dan menyenangkan untuk anak-anak, serta orang dewasa.

Pastikan untuk minum jus encer untuk rehidrasi, karena kandungan gula yang tinggi dari jus kekuatan penuh dapat menarik kelebihan air ke usus Anda dan memperburuk diare – terutama selama pemulihan dari penyakit.

Dalam kasus dehidrasi yang lebih parah, minuman elektrolit obat masih disarankan. Meskipun jumlah kalium dalam jus apel mirip dengan minuman elektrolit, ia memiliki sedikit natrium, yang juga hilang melalui cairan tubuh saat Anda sakit.

2. Mengandung senyawa tanaman yang bermanfaat

Apel kaya akan senyawa tanaman, terutama polifenol. Sementara sebagian besar senyawa ini ada di kulitnya, beberapa dari daging apel disimpan dalam jus.

Senyawa tanaman ini dapat melindungi sel-sel Anda dari peradangan dan kerusakan oksidatif. Kedua proses ini merupakan faktor yang mendasari kondisi kronis, termasuk kanker tertentu dan penyakit jantung.

Dalam sebuah penelitian, pria sehat meminum 2/3 cangkir (160 ml) jus apel, kemudian para ilmuwan mengambil darah mereka. Kerusakan oksidatif dalam darah mereka ditekan dalam waktu 30 menit setelah minum jus, dan efek ini berlanjut hingga 90 menit.

Untuk polifenol lebih banyak, pilih jus keruh – yang mengandung ampas – daripada bening, yang ampasnya dihilangkan.

Satu analisis menemukan bahwa jus apel keruh memiliki polifenol hingga 62% lebih banyak daripada jus bening.

Sebagian besar jus apel yang dibeli di toko memiliki tampilan yang bening, artinya Anda dapat dengan mudah melihatnya. Varietas organik lebih umum tersedia dalam bentuk keruh.

3. Dapat mendukung kesehatan jantung

Senyawa tanaman – termasuk polifenol – dalam jus apel mungkin sangat bermanfaat untuk kesehatan jantung.

Polifenol dapat mencegah kolesterol LDL (jahat) agar tidak teroksidasi dan menumpuk di arteri Anda. Tingkat LDL teroksidasi yang lebih tinggi terkait dengan peningkatan risiko serangan jantung dan stroke.

Satu studi mengamati bahwa ketika orang dewasa yang sehat minum 1 1/2 cangkir (375 ml) jus apel bening setiap hari selama 6 minggu, kolesterol LDL (jahat) mereka 20% lebih tahan terhadap oksidasi dibandingkan dengan awal penelitian.

Selain itu, ketika wanita sehat minum 1 1/4 cangkir (310 ml) jus apel bening, aktivitas antioksidan darah mereka meningkat hampir 11% dalam 1 jam minum jus, dibandingkan dengan minuman plasebo.

Peningkatan aktivitas antioksidan ini berarti lebih banyak perlindungan potensial dari penyakit jantung. Namun, lebih banyak penelitian pada manusia diperlukan untuk mengkonfirmasi manfaat kesehatan jantung ini. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *