4 Hari, 168 Ribu Orang Padati Pantai Yogyakarta

by
Koran jogja

Bantul, Koran Jogja – Empat hari libur lebaran kawasan wisata pantai di dua kabupaten Daerah Istimewa Yogyakarta dibanjiri ratusan ribu wisatawan. Mereka mendatangi berbagai obyek wisata tanpa melalui proses skrining Covid-19.

Obyek wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul tahun ini menjadi favorit wisatawan yang kebanyakan adalah wisatawan lokal DIY. Tercatat sampai Minggu (16/5) sore sebanyak 97.245 wisatawan yang berkunjung mulai hari pertama lebaran.

Dihubungi, Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul Harry Sukmono menyatakan pihaknya mencatat tingkat kunjungan di hari pertama libur yaitu pada Kamis (13/5) sejumlah 2.132 orang.

“Di hari kedua terjadi peningkatan hingga delapan kali lipat sebanyak 16.120 orang. Peningkatan terus terjadi di hari ketiga yaitu mencapai 39.149. Puncaknya pada Minggu kemarin dimana sampai sore tercatat 39.844 wisatawan,” katanya.

Harry mengakui selain wisatawan lokal, banyak wisatawan dari luar daerah seperti kabupaten di Jawa Tengah juga banyak yang berkunjung. Ia juga mengakui masih ada wisatawan yang tidak memakai masker dan berkerumun saat ada di dalam destinasi.

“Kalau saat akan masuk destinasi ada petugas yang akan melaksanakan SOP prokes tersebut jika ada pengunjung yang tidak memenuhi ketentuan atau persyaratan diminta diputar balik dan dilarang masuk,” jelasnya.

Tingginya kunjungan wisatawan ke Gunungkidul di libur lebaran ini menurut Harry membawa angin segar bagi pedagang. Sebab selama pandemi ini kawasan wisata pantai sepi pengunjung.

Kepala Dinas Pariwisata Bantul Kwintarto Heru Prabowo, menyatakan libur lebaran sebanyak 70.955 wisatawan berkunjung ke berbagai objek wisata yang dikelola pemerintah. Kawasan Pantai Parangtritis masih menjadi favorit.

Kwintarto menjelaskan pengunjung yang masuk pada 13 April tercatat 3.565, kemudian meningkat di hari berikutnya sebanyak 12.880 lantas naik dua kali lipat pada 15 April sebanyak 24.898. Minggu (16/5) kemarin tercatat 29.612 wisatawan berkunjung ke Bantul.

Mengantisipasi lonjakan pengunjung, bersama Satpol PP, Polres, dan Dinas Perhubungan, Dispar menyiagakan 616 personil dalam program pengendalian Lebaran.

Kwintarto menyatakan pihaknya tidak mewajibkan membawa surat keterangan bebas Covid-19. Menurutnya, wisatawan yang sudah masuk Bantul berarti sudah lolos pengecekan di perbatasan.”Kalau skrining tes bebas Covid di perbatasan, bukan di destinasi. Ya logikanya kalau bisa sampai ke Bantul berarti sudah diskrining,” jelasnya.

Kwintarto memberikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran kepolisian yang telah menggelar tes swab di TPR induk Parangtritis dan hasilnya semua negatif.(set)