Anggaran Renovasi Stadion Mandala Krida Dialihkan Untuk Corona

by 6 months ago

Yogyakarta – Anggaran renovasi Stadion Mandala Krida Yogyakarta dari Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada 2020 dialihkan untuk penanganan wabah Covid-19. Nasib stadion itu yang rencananya menjadi venue Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang pun masih belum jelas.

Kepala Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Eka Heru Prasetya mengatakan dana sebesar Rp60 Miliar yang rencananya digunakan untuk renovasi Stadion dalam rangka persiapan menghadapi Piala Dunia U-20 2021 telah dialihkan. “Anggaran sudah dipakai untuk penanganan Covid-19,” katanya saat dikonfirmasi Rabu (6/5).

Eka mengatakan dengan dialihkan dana tersebut otomatis dipastikan anggaran 2020 untuk renovasi Stadion Mandala Krida tidak ada. Ia juga menyebut sampai kini belum ada kepastian mengenai Stadion di pusat Kota Yogyakarta itu menjadi salah satu venue Piala Dunia U-20.

Meski beberapa waktu sebelumnya, pihak Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sempat melakukan peninjauan. “Belum tahu nasibnya (jadi tidaknya jadi salah satu venue),” katanya.

Sementara Ketua Umum Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIY, Ahmad Syauqi Soeratno mengatakan pihaknya memahami pengalihan anggaran itu. “Kami bisa memahami pengalihan anggaran itu, karena penanganan Covid-19 membutuhkan biaya besar,” katanya.

Syauqi mengungkapkan sampai saat ini memang belum ada keputusan mengenai stadion mana saja yang dipilih untuk menjadi venue Piala Dunia U-20. Ia juga mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan PSSI Pusat untuk mengetahui perkembangannya.

“Bila nanti telah ada kepastian dari FIFA kalau Stadion Mandala Krida Yogya tetap ditunjuk sebagai venue Piala Dunia U-20, kami akan kembali berkoordinasi dengan dengan Pemda DIY. Kami juga akan berkoordinasi dengan PSSI Pusat terkait hal ini,” ucapnya.(rid/eks)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *