Bantul Siapkan Tim Khusus Tangani PMK Hewan Ternak

by

Bantul, Koran Jogja – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul, Joko Waluyo, mengatakan telah membentuk tim khusus mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak.

“Tidak hanya melakukan pengawasan pada lalu lintas ternak di daerah perbatasan. Tim juga bergerak melakukan penanganan jika ditemukan PMK agar tidak menyebar. Sebab Bantul sendiri merupakan lumbung ternak di Yogyakarta,” kata

Meski belum menemukan satu kasus PMK pada hewan ternak di Bantuk, Joko mengatakan tim ini sudah dipersiapkan semenjak adanya berita kemunculan PMK di Jawa Timur.

Menurutnya, penularan PMK pada ternak melalui pernapasan dan air liur. Karena dapat menular antar ternak dan di Kabupaten dekat DIY sudah ada temuan kasus PMK.

“Pembentukan ini merupakan bentuk khawatir kami, pasalnya ternak Bantul kebanyakan berasal dari luar semua. Terlebih di Boyolali sudah ditemukan. Lebaran kami saya langsung mengkondisikan teman-teman segera mengantisipasi,” lanjut Joko.

Saat ini DKPP Bantul sudah menyiagakan 10 pusat kesehatan hewan (Puskeswan) yang membawahi 17 Kecamatan . Puskeswan itu nantinya secara masif melakukan sosialisasi pencegahan PMK.

“Tim sekarang all out mensosialisasikan ke masyarakat dan mendeteksi ternak-ternak di kandang peternak,” ucapnya.

Jika ditemukan ada hewan yang mengalami gejala ke arah PMK, Joko meminta untuk segera dilaporkan ke Puskeswan terdekat. Tim DKPP langsung melakukan tindak lanjut seperti mengisolasi hewan ternak yang diduga terjangkit PMK.

“Dokter hewan di lapangan akan langsung melakukan pengobatan karena untuk vaksin kami kami belum ada. Sehingga nanti kalau ada temuan kita isolasi ternaknya dan kandang di disinfektan,” ujarnya. (Set)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *