Bupati Bantul Kaget dan Malu Ada Pabrik Pil Koplo

by

Bantul, Koran Jogja – Bupati Bantul Halim Abdul Muslih mengaku kaget dan malu dengan keberadaan pabrik yang memproduksi pil keras dan berbahaya secara ilegal di wilayahnya. Dirinya berjanji bakal meningkatkan pengawasan dan perijinan pada sektor pergudangan agar tidak disalahgunakan.

“Kami kecolongan dan itu memang faktanya. Saya kaget dan malu di Bantul ada itu, pabrik pil koplo. Ada mafia pil koplo yang selama ini bersembunyi. Ini tidak boleh dibiarkan terus menerus,” tegasnya.

Pihaknya bekerja sama dengan Polres dan Kodim Bantul bakal segera melakukan swepping ke berbagai gudang dan industri untuk melakukan pendataan ulang. Demikian juga dengan proses perijinan, kedepan pihaknya akan memperketat agar tidak disalahgunakan.

“Mereka tentu mencoret nama baik Bantul. Ini tidak bisa dibiarkan terus menerus. Polisi harus terus mengungkap,” tegasnya.

Pengakuan kecolongan juga diungkapkan oleh Kapolres Bantul AKBP Ihsan. Menurutnya meskipun pengawasan di kawasan pergudang dan industri sudah dilakukan, namun keberadaan gudang di Jalan IKIP PGRI, Desa Ngestiharjo yang lolos pengawasan akan dievaluasi jajarannya.

Kapolres menilai penyamaran yang dilakukan tersangka sebagai pengelola pabrik begitu rapi, sehingga keberadaan pabrik itu lolos dari pengawasan.

“Pekerja bekerja formal, dari pagi sampai sore. Tapi kegiatan pabrik dikondisikan tidak berisik. Pelaku memasang peredam suara agar mesin produksi tidak terdengar dari luar,” lanjutnya.

Kapolsek mengatakan sebagai klamufase agar pabrik itu dianggap gudang. Posisi mesin produksi ditempatkan pada bagian belakang gudang. Sedangkan bagian depan diciptakan seperti gudang biasa agar tidak mencurigakan dan terdeteksi saat pemeriksaan.

Kapolres mengatakan pihaknya bersama dengan Pemkab dan Kodim akan melakukan pendataan ulang ke seluruh pergudangan dan industri.

“Kami meminta adanya partisipapsi dari masyarakat dalam hal pengawasan dan peduli pada lingkungan. Jika ada yang mencurigakan, mohon segera dilaporkan ke kami atau pejabat setempat,” katanya.(set)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *