Bupati – Wabup Bantul Langsung Tancap Gas Usai Dilantik

by

Bantul, Koran Jogja – Bupati dan Wakil Bupati Bantul terpilih periode 2021-2026, Abdul Halim Muslih – Joko B Purnomo, menegaskan akan langsung tancap gas usai dilantik pada Jumat (26/2) pagi. Di hari pertama, mereka akan menghadiri tiga agenda penting hingga malam hari.

Saat jumpa pers usai dilantik Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kantor Gubernuran. Bupati Halim mengatakan bersama dengan Wabup Joko akan bersinergi untuk mempercepat mewujudkan visi misi yang sudah disampaikan saat kampanye lalu.

“Sejak hari ini kita akan bekerja dan fokus pada upaya mempercepat mewujudkan visi misi kami pada rakyat Bantul,” ucapnya.

Salah satu program yang bakal dipercepat perwujudannya adalah program bantuan tetap bagi setiap pendusunan di Bantul senilai Rp50 juta per tahun. Anggaran ini diberikan sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat Bantul dalam urusan wajib yaitu pendidikan dan kesehatan.

Tidak hanya itu, keberadaan anggaran ini juga diharapkan bisa melibatkan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur seperti pembangunan akses jalan serta pembangunan lingkungan, khususnya penanganan sampah.

“Kami juga akan menjadikan Bantul sebagai kota kreatif level internasional. Keberadaan pusat kerajinan, keberagaman kuliner, serta berbagai industri kreatif menjadi modal berharga untuk menarik investasi yang lebih besar. Langkah ini penting untuk mengatasi pengangguran dan penurunan angka kemiskinan,” lanjut Halim yang sebelumnya menjadi Wakil Bupati periode 2016-2021.

Saat mendampingi Halim, Wabup Joko di hari pertama usai pelantikan akan langsung menghadiri beberapa agenda kerja yang tujuannya adalah sinkronisasi visi misi.

Usai pelantikan, pada siang nanti keduanya akan menghadiri serah jabatan Plh dari Sekretaris Daerah di Kantor Bupati. Malam harinya menyampaikan pidato pertama di rapat paripurna di DPRD, kemudian dilanjut rapat dengan tim anggaran Pemda dalam rangka percepatan visi misi.

“Penyesuaian program dan penganggaran dengan regulasi atau UU yang keluar 2021 segera kita jalankan. Ini Jadi prioritas, karena penyesuaian visi misi penganggaran karena terus berpacu dengan penanggulangan Covid-19,” ucap Joko yang juga menjabat Ketua DPC PDIP Bantul.

Dalam rilisnya, Ketua Jogja Corupption Wacth (JCW) Baharudin Kamba meragukan apakah janji Halim-Joko dengan memberikan bantuan tetap per dusun Rp50 juta akan bisa terealisasi.

“Di situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini pasti pula berdampak pada perekonomian dan keuangan daerah. Apakah janji memberikan Rp 50 juta pertahun perdusun di Kabupaten Bantul dapat direalisasikan? Kita tunggu dan ditagih saja,” tulis Kamba.(set)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *