Cara Alami Menghilangkan Gigi Kuning

by

Koran Jogja – Hal yang wajar jika gigi seseorang menjadi kurang putih seiring bertambahnya usia. Banyak orang beralih ke pengobatan rumahan untuk mencoba menghilangkan gigi kuning. Tetapi perawatan mana yang paling efektif?

Pengobatan Alami

Berikut adalah 5 pengobatan alami yang dapat membantu menghilangkan gigi kuning di rumah. Alternatif pemutihan gigi yang mungkin ditawarkan oleh dokter gigi:

  1. Soda kue dan hidrogen peroksida

Menggunakan pasta gigi yang mengandung soda kue dan hidrogen peroksida dapat membantu mengurangi kekuningan pada gigi.

Anda dapat membuat pasta di rumah dengan mencampurkan 1 sendok makan soda kue dengan 2 sendok makan hidrogen peroksida.

Sebuah studi pada 2012 yang dikutip dari medical news today, menemukan bahwa menggunakan pasta gigi yang mengandung soda kue dan hidrogen peroksida mengurangi noda gigi dan memperbaiki warna putih.

  1. Vitamin C

Sebuah studi pada 2007 menemukan bahwa kekurangan vitamin C dapat memperburuk peridontitis, yang merupakan penumpukan bakteri pada gigi dan gusi. Penumpukan ini berkontribusi pada perubahan warna.

Oleh karena itu, asupan vitamin C dapat mengurangi perubahan warna pada gigi. Namun masih diperlukan lebih banyak penelitian tentang apakah konsumsi vitamin C dapat memiliki efek memutihkan gigi.

  1. Enzim buah

Saat ditambahkan ke pasta gigi, enzim buah tertentu dapat melawan perubahan warna. Sebuah studi pada 2012 menemukan pasta gigi yang mengandung enzim papain dari buah pepaya dan enzim bromelain dari nanas membantu menghilangkan noda gigi.

  1. Cuka sari apel

Jika digunakan dalam jumlah kecil, cuka sari apel dapat mengurangi noda pada gigi dan memperbaiki warna putih. Sebuah studi tahun 2014 menemukan bahwa cuka sari apel memiliki efek memutihkan gigi. Namun, perlu dicatat bahwa ini adalah studi tentang hewan.

Cuka sari apel dapat merusak permukaan gigi jika digunakan terlalu sering. Diperlukan lebih banyak penelitian tentang penggunaan cuka sari apel, sebagai pemutih gigi. Sementara itu, ini harus digunakan dengan hemat dan hati-hati.

  1. Minyak kelapa

Sebuah studi tahun 2015 menemukan bahwa oil pulling atau desir di mulut dengan minyak kelapa bisa menjadi cara yang efektif untuk mengurangi penumpukan plak di gigi. Karena penumpukan plak dapat menyebabkan kekuningan, maka penarikan minyak kelapa dapat mengurangi perubahan warna.

Diperlukan lebih banyak penelitian tentang minyak kelapa untuk menentukan sejauh mana itu dapat membantu memutihkan gigi.

Pengobatan gigi

Berikut adalah 6 pengobatan gigi yang dapat membantu menghilangkan gigi kuning di rumah. Ini adalah metode perawatan tradisional yang sering direkomendasikan oleh dokter gigi:

  1. Sering menyikat

Hal ini terpenting setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang dapat menghitamkan gigi, seperti anggur merah, kopi, bluberi.

Berikut beberapa menyikat gigi, kiat praktik terbaik:

– sikatlah dua sampai tiga kali sehari

– sikat selama 2 hingga 3 menit setiap kali

– pastikan untuk menyikat setiap permukaan setiap gigi

– lakukan gerakan memutar saat menyikat

– hindari menyikat gusi atau menyikatnya dengan sangat lembut

– pastikan untuk menjangkau gigi di bagian belakang mulut

  1. Pasta gigi pemutih

Pasta gigi pemutih dapat membantu mengurangi kekuningan pada gigi dan memperbaiki warna putih. Produk ini mengandung bahan yang lebih kuat daripada pasta gigi standar, membantu menghilangkan noda makanan yang membandel.

Pasta gigi pemutih tidak mengandung pemutih tetapi mungkin mengandung sedikit karbamid peroksida atau hidrogen peroksida. Bahan kimia ini membantu mencerahkan warna gigi.

Menurut sebuah studi tahun 2014, pasta gigi pemutih biasanya mencerahkan warna gigi dengan satu atau dua warna.

  1. Arang aktif

Pasta gigi yang mengandung arang aktif dapat membantu mengurangi noda pada gigi.

Ulasan tahun 2017 menemukan bahwa pasta gigi arang dapat membantu menghilangkan noda eksternal pada gigi. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui sejauh mana atau tingkat penghilangan noda yang diharapkan.

Pasta gigi arang harus digunakan dengan hati-hati, karena dapat menyebabkan noda. Arang mungkin sulit dihilangkan dari celah gigi dan di sekitar restorasi.

Mengapa gigi menguning?

Seiring bertambahnya usia seseorang, enamel putih pada gigi mereka menjadi aus. Ketika ini terjadi, jaringan kalsifikasi di bawahnya mulai terlihat. Jaringan ini disebut dentin, dan warnanya kekuningan.

Gigi bisa menjadi kuning karena alasan berbagai hal. Seperti senyawa yang menodai permukaan, penumpukan plak memberikan semburat kuning, enamel menjadi aus, dan dentin keluar.

Penyebab yang terakhir itu sulit dicegah, karena ini adalah bagian alami dari proses penuaan. Namun, pewarnaan dapat dikurangi dengan menghindari kopi, anggur merah, bluberi, merokok, tembakau kunyah.

Penumpukan plak dapat dikurangi dengan menghindari makanan manis atau tinggi karbohidrat, menyikat secara teratur dan menggunakan obat kumur.

Kesimpulan

Wajar jika gigi menjadi sedikit kuning seiring bertambahnya usia.

Perubahan warna akibat penumpukan plak dapat dikurangi dengan menyikat gigi secara teratur. Menghindari makanan yang dapat menodai gigi juga merupakan ide yang bagus.

Untuk mencerahkan penampilan gigi, mencoba pengobatan rumahan yang dieksplorasi di atas dapat membantu. Cara terbaik untuk menjaga kesehatan gigi adalah melalui diet dan rutinitas kebersihan mulut yang baik.(rid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *