Cara Kota Yogyakarta Antisipasi Lonjakan Kasus Corona Usai Libur Panjang

by
Malioboro

Yogyakarta, Koran Jogja – Pemerintah Kota Yogyakarta mengkondisikan bahwa seluruh pelaku usaha dan masyarakat harus menjalankan protokol covid 19 menjelang libur panjang pada akhir bulan ini. Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Corona seperti yang terjadi sebelumnya.

Wakil Wali Kota Yogyakarta,Heroe Poerwadi mengatakan, pihaknya telah lama melakukan monitoring dan ceking secara acak ke sejumlah hotel, resto, cafe, warung dan destinasi wisata serta tempat-tempat lainnya.

“Selain itu, penegakan yustisi untuk selalu pakai masker tidak berkerumun dan selalu cuci tangan terus dilakukan. Tujuannya adalah agar seluruh masyarakat dan pelaku usaha siap untuk menyambut kedatangan wisatawan. Agar warga aman, wisatawan juga nyaman,” katanya, Selasa (20/10).

Heroe mengatakan, sudah menjadi tekad bersama, pemulihan ekonomi dilakukan dengan menjalankan protokol kesehatan secara ketat dimanapun dan kapanpun.

“Agar kejadian Agustus yang lalu, paska libur panjang ada lonjakan kasus yang tinggi tidak terjadi. Makanya saat ini semua pelaku usaha di malioboro selain masker dan juga pakai face shield. Dan kita buat suasana dan kondisi yang nyaman tidak tegang dan menghibur,” ucapnya.

Heroe berkata kepada wisatawan juga harus memastikan diri jika bepergian ke luar kota, kemanapun tujuannya harus benar-benar sehat dan melakukan rapid test atau swab. Menurutnya, itu akan menjamin kesehatan diri dan keluarga dan rombongannya, juga akan menjamin kesehatan dimanapun nanti pergi berlibur.

“Termasuk ke Yogyakarta. Kita semua harus saling menjaga melindungi dan menyelamatkan satu sama lain. Insya Allah semua akan aman. Selama liburan juga kita terus melakukan monitoring dan penegakan yustisi agar semua terkondisi menjalankan protokol kesehatan dengan baik,” ucapnya.(rid)