Selasa, 27 Januari 2026
Koran Jogja

Cara Menyetir Mobil yang Aman di Jalan Pegunungan

Cara Menyetir Mobil yang Aman di Jalan Pegunungan. (pexels)
Cara Menyetir Mobil yang Aman di Jalan Pegunungan. (pexels)

Koran Jogja – Cara menyetir mobil di jalan pegunungan bisa sangat berbeda dibandingkan ketika mengemudi di dataran rendah.,

Mengemudi mobil di perbukitan atau pegunungan bisa menjadi kenangan terbaiok seumur hidup. Karena setiap daerah pegunungan punya pemandangan spektakuler.

Suasananya pun sejuk dan menyenangkan, sehingga sudah cukup membuat orang ingin berkemas dan memulai perjalanan.

Berikut sejumlah kiat penting yang perlu diikuti ketika mengemudi di perbukitan atau pegunungan.

Jangan Menyalip

Dilansir dari Hindustan Times, menyalip di jalanan perbukitan akan sangat sulit dan perlu dihindari.

Jika memang Anda harus melakukannya, pastikan hati-hati dan tidak melakukannya di tengah tikungan.

Ingat, selalu tunggu bagian jalan yang lurus dan lebih panjang serta lebar ketika hendak mendahului mobil di depan.

Berkendara dengan Gigi yang Tepat

Kunci mengemudikan mobil di perbukitan adalah dengan menggunakan gigi yang tepat. Ketika menanjak dan gravitasi berlayanan, maka akan membuat mobil bergerak lebih lambat.

Dalam kondisi itu, tetap gunakan gigi yang rendah di mana output torsi maksimal. Kemudian saat menurun, bisa memakai gigi yang lebih tinggi dan berkendara secara perlahan. Pastikan memakai rem ketika diperlukan.

Jangan Berkendara dalam Posisi Netral di Jalan Menurun

Banyak pengemudi memilih berkendara memakai posisi netral dan melucnur saat berada di jalan menurun.

Tetapi ini sangat berbahaya. Sebab gigi bertindak sebagai pengubah kecepatan damn memberi sedikit daya pengereman ekstra bila diperlukan.

Perhatikan rambu-rambu jalan dengan saksama

Anda juga harus memperhatikan rambu-rambu jalan dengan seksama ketika mengemudikan mobil di daerah perbukitan.

Rambu-rambu ini bis sangat informatif dan menyelamatkan nyawa. Rambu memberi semua informasi penting mengenai jalan di depan.

Jalan di perbukitan biasanya sempit, tidak terduha, dan berbahaya. Rambu-rambu bisa memberitahu pengemudi, sehingga memungkinkan berkendara denga naman dan hati-hati. (*)

Baca artikel lainnya:

Leave a Reply