Dijadikan Kandang, Pemkab Bantul Minta Jaminan

by 3 months ago

Bantul – Pemerintah Kabupaten Bantul meminta jaminan dari seluruh pemangku Liga Indonesia untuk melarang kedatangan supporter tiga tim yang berencana berkandang di Stadion Sultang Agung. Kedatangan supporter dari luar kota dikuatirkan meningkatkan angka penderita Corona di Bantul.

Kekuatiran ini disampaikan Sekda Bantul Helmi Jamharis, Selasa (28/7). “Ada (kekhawatiran terjadi tren peningkatan) Corona,” katanya.

Dalam lanjutan Liga Indonesia pada Oktober nanti, tiga klub yaitu PSM Makassar, Bali United dan Persija berencana berkandang di Bantul.

Sebagai klub besar dari jumlah pendukung, khususnya Persija. Helmi mengaku pihaknya kuatir dengan kedatangan supporter ke Bantul. Jika ini terjadi, kondisi ini ditakutkan menjadi area baru penyebaran Corona di Bantul.

“Saat ini kita dihadapkan dengan tren peningkatan pasien positif Corona. Kedatangan supporter ditakutkan berkontribusi dalam peningkatan,” kata Helmi.

Karena itulah pihaknya meminta jaminan, baik dari operator Liga Indonesia maupun manajemen klub, bahwa seluruh pertandingan yang digelar tidak dihadiri supporter.

Terkait dengan perkembangan terbaru, Helmi mengaku sampai hari ini surat permohonan dari ketiga klub besok ke masuk ke Pemda. Sehingga soal boleh tidaknya berkandang di Bantul, Pemda belum mengambil keputusan.

Kepala Seksi Sarana dan Prasana Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul Nur Edi Wijaya mengatakan verifikasi kondisi SSAsudah dilakukan operator Liga Indonesia.

“Hasil verifikasi tidak banyak pembenahan di SSA. Ruang ganti dibenahi, tinggal penyediaan handsanitizer di setiap ruangan,” katanya.

Lebih lanjut Bagus mengungkapkan, saat ini agenda pertemuan dengan Pemkab dengan tiga tim kontestan Liga 1 2020 tersebut telah ada. “Paling cepat awal bulan Agustus,” lanjutnya.(Seti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *