Dua Tahun Kedepan, Wisman Ke Bantul Ditargetkan Tumbuh Tiga Persen

by
(dok. Humas Pemkab Bantul)

(dok. Humas Pemkab Bantul)

Bantul, Koran Jogja – Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul optimis memenuhi target kenaikan wisatawan mancanegara (Wisman) yang singgah. Kerjasama dengan PT Angkasa Pura I diperkirakan ada penambahan 30 persen wisman ke Bantul.

Hal ini diungkapkan Kepala Dispar Bantul Kwintarto Heru Prabowo usai penandatanganan kerjasama dengan PT AP I di bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA), Senin (2/11).

“Dua tahun ke depan, kita menargetkan Bantul bukan lagi daerah persinggahan wisman, namun tujuan utama,” ujarnya.

Dalam kesepakatan, PT AP I saat kondisi normal bebas usai pandemi Covid-19, akan menyiapkan dan mempromosikan wisata khusus ke Bantul ke wisman yang datang.

Wisman kedepan akan diarahkan untuk menikmati berbagai atraksi wisata minat khusus maupun alam sebelum berkunjung ke Prambanan atau Borobudur.

“Kerjasama ini dua tahun lalu sudah kita mulai bicarakan. Sebelum YIA beroperasi penuh,” lanjut Kwintarto.

Sebagai persiapan, Dispar Bantul tengah menyiapkan atraksi untuk menarik minat wisatawan asing.

Tidak hanya mengandalkan wisata alam dan buatan, melainkan mengemas atraksi wisata budaya, seperti story telling sejarah Mataram dan sejarah Pangeran Diponegoro.

“Kami optimis, usai pandemi, kerjasama ini mampu meningkatkan kunjungan wisman ke Bantul bertambah 30 persen dari sekarang,” ungkapnya.

General Manjer Angkasa Pura I Agus Pandu Purnama mengatakan kehadiran YIA haruslah dimanfaatkan untuk berbagai peluang dan pengembangan potensi bisnis pariwisata maupun UMKM.

“Saat ini Cina saat ini sudah membolehkan warganya untuk keluar negeri dan pekan lalu sudah ujicoba ke YIA dan sambutannya luar biasa. Ini potensi besar dan kita siap menerima maskapai pesawat berbadan besar,” katanya.

Selain itu, dengan kapasitas kargo sebesar 500 ton per hari, pengembangan pasar ekspor untuk produk UMKM semakin besar.(set)