Golkar Kecam Salah Satu Paslon Pilkada Gunungkidul Tunggangi Program Pemerintah

by

Yogyakarta, Koran Jogja – Meski enggan menyebut nama dan nomor urut, Badan Hukum Advokasi dan HAM (Bakumham) DPD Golkar DIY mengecam pasangan calon yang menunggangi program-program pemerintah. KPU dan Bawaslu diminta bertindak tegas.

Ketua Bakumham Golkar DIY, Listiana Lestari mengatakan laporan mengenai satu Paslon ini berasal dari lembaga kemasyarakat yang memantau jalannya kampanye di Gunungkidul.

“Pasangan ini diduga kuat menunggangi program-program pemerintah untuk keperluan pemenangannya,” katanya di kantor Golkar DIY, Senin (23/11).

Dengan berkampanye, yang disebut Lestari sebagai ‘Gentong Babi’. Paslon tersebut seakan-akan membodohi masyarakat dan jika dibiarkan akan menular ke daerah lainnya.

Bakumham Golkar menyatakan bahwa Bawaslu wajib dan perlu mencegahnya secara sungguh-sungguh, jangan sampai luput dari pemantauan.

Lestari menandaskan, seandainya teguran Bawaslu tetap tidak digubris dan masih ada Paslon yang menerapkan praktik pendomplengan program pemerintah, pihaknya siap menempuh jalur hukum untuk menyudahinya.

“Jika ada Paslon yang tetap melanggar, mengambil kesempatan menggunakan program pemerintah untuk kampanye demi kepentingan diri sendiri, atau partai, kami akan segera mengambil tindakan hukum,” tandasnya.

Sedangkan terkait dengan pasangan Suharsono-Totok Sudarto di Pilkada Bantul, yang notabene didukung Golkar soal video bagi-bagi uang.

Lestari menyatakan sampai saat ini pihaknya masih belum mendapatkan laporan dari DPC Golkar Bantul.

“Jika memang ada laporan atau bukti-bukti dari penyelidikan Bawaslu. Kami akan menentukan langkah selanjutnya,” ujarnya.(set)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *