Hujan Lebat, 3 Penjaga Alat Berat Terjebak di Sungai Progo

by
dok. basarnas yogyakarta

dok. basarnas yogyakarta

Kulon Progo, Koran Jogja – Debit air Sungai Progo yang meningkat membuat tiga penjaga alat berat terjebak di tengah sungai pada Jumat 18 November malam.

Kepala Basarnas Yogyakarta, Kamal Riswandi mengatakan, peristiwa itu terjadi di Mirisewu, Ngentakrejo, Kulon Progo.

Petugasnya mendapatkan laporan ada tiga penjaga alat berat yang terjebak di tengah Sungai Progo pada pukul 05.45 WIB, Sabtu 19 November.

Dari laporan yang diterimanya, tiga orang tersebut terjebak di Sungai Progo pada pukul 19.00 WIB, Jumat (18/11).

Mereka terjebak karena debit air sungai yang naik hingga menyebabkan akses jalan terputus.

Petugas Basarnas Yogyakarta kemudian memberangkatkan satu tim rescue dengan membawa perahu karet dan alat water rescue lainnya untuk evakuasi.

Tim rescue Basarnas Yogyakarta pun berhasil melakukan evakuasi.

Tiga orang penambang tersebut atas nama Handono (47 th) warga Mirisewu, Kelurahan Ngentakrejo, Lendah, Kulon Progo; Yono (47 Th) warga Sendangsari, Pajangan, Bantul dan Er (35 Th) warga Sendangsari, Pajangan, Bantul.

Dua orang berhasil dievakuasi kemudian kembali ke rumahnya masing-masing.

Sedangkan Handono tidak dievakuasi karena masih menjaga alat berat di lokasi. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *