Selasa, 27 Januari 2026
Koran Jogja

Ibadah Murni di Jogja Diikuti Ribuan Peserta, Toleransi dan Kerukunan Diperkuat

Koran Jogja, Yogyakarta – Ribuan jemaah menghadiri Pertemuan Regional Saksi-Saksi Yehuwa Tahun 2025 bertajuk Ibadah Murni yang digelar di Grand Pacific Hall, Yogyakarta, pada 12-14 Desember 2025.

Selain memberikan manfaat rohani, acara ini juga dinilai berkontribusi dalam penguatan toleransi serta memberi dampak positif bagi perekonomian dan kebudayaan di Yogyakarta.

Pertemuan regional ini merupakan agenda tahunan Saksi-Saksi Yehuwa yang rutin diselenggarakan di berbagai kota besar di Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian pertemuan global yang dilaksanakan di berbagai negara di dunia.

“Kehadiran pertemuan ini di Indonesia menunjukkan posisi penting Indonesia dalam rangkaian pertemuan internasional tersebut,” kata Juru Bicara Saksi-Saksi Yehuwa, Iwan Budhiharto, Sabtu (13/12/2025).

Lebih lanjut, Iwan menyampaikan bahwa pertemuan ini tidak hanya ditujukan bagi komunitas internal, tetapi juga terbuka untuk masyarakat luas dan gratis. Ia berharap nilai-nilai yang disampaikan dapat membantu keluarga dan masyarakat menjalani kehidupan yang lebih rukun dan bermakna.

“Ini bukan sekadar acara rohani, tetapi kami ingin ibadah ini berguna bagi masyarakat Yogyakarta, membantu keluarga menjalani hidup yang lebih baik serta membangun kerukunan dalam keluarga dan bermasyarakat,” katanya.

Pertemuan Regional Saksi-Saksi Yehuwa bertajuk Ibadah Murni berlangsung selama tiga hari dengan tema yang berbeda setiap harinya. Rangkaian acara meliputi ceramah, wawancara, tayangan video Alkitab, serta doa bersama, termasuk doa bagi masyarakat dan pemerintah Indonesia.

“Selama kegiatan ini kami juga berdoa, bukan hanya untuk kegiatan kami, tetapi juga untuk masyarakat dan pemerintah Indonesia agar dapat menjalankan tugasnya dengan lebih baik,” ujar Iwan.

Salah satu peserta, Yanke Varentiningrum, warga Pleret, Bantul, mengaku rutin menghadiri pertemuan regional bersama keluarganya karena manfaat yang dirasakan sangat besar dalam kehidupan sehari-hari.

“Acara kebaktian seperti ini membuat kehidupan keluarga kami lebih bermakna, lebih kuat secara rohani, serta membantu kami menjadi orang tua dan warga negara yang lebih baik. Di tengah banyaknya masalah hidup, pertemuan ini menyegarkan dan memberi semangat untuk tetap bersukacita,” katanya.

Diketahui, setiap tahun, Saksi-Saksi Yehuwa mengadakan pertemuan regional yang terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya. Tahun ini, mereka kembali memilih Grand Pacific Hall, Jln Magelang Km 4,5 Sinduadi, Yogyakarta, sebagai lokasi untuk membahas secara mendalam makna dari ibadah yang benar dan murni.

Organisasi non-profit ini dikenal sebagai salah satu penyelenggara pertemuan terbesar di dunia, dan kehadiran mereka akan memberikan dorongan signifikan bagi perekonomian lokal. Diperkirakan lebih dari 2.500 hadirin akan memadati kota Yogyakarta selama akhir pekan tanggal 12—14 Desember 2025.

Tema “Ibadah Murni” ini bertujuan memberikan pencerahan dan harapan bagi banyak orang. Kami berharap setiap hadirin pulang dengan perasaan disegarkan, disemangati, dan mengetahui bagaimana ibadah yang sesungguhnya dapat membantu mereka mengatasi tantangan di dunia saat ini.

Pertemuan ”Ibadah Murni” ini menampilkan serangkaian program yang kaya, termasuk ceramah berdasarkan Alkitab, wawancara, dan presentasi video.

Beberapa topik utama yang akan dibahas meliputi ​Apa Itu Ibadah Murni? ​Siapa yang Sebenarnya Menguasai Dunia Ini? Dan Apakah Ibadah Anda Sesuai dengan Kebenaran?.

​Salah satu bagian yang paling dinanti adalah penayangan Episode 2 dari serial video ”Kabar Baik Menurut Yesus”. Serial 18 episode ini adalah tinjauan mendalam tentang kehidupan dan pelayanan Yesus Kristus yang sepenuhnya didasarkan pada catatan Injil. Episode 1 telah sukses ditayangkan perdana tahun lalu, dan Episode 2 akan diputar dalam dua bagian istimewa pada hari Jumat dan Sabtu. (rls)

Leave a Reply