Jumlah Kasus Covid-19 di Yogyakarta, Terjadi Lonjakan

by

Yogyakarta – Kasus positif Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami kelonjakan pada Jumat (31/7). Yakni tercatat penambahan 64 kasus menjadikan total sebanyak 674 kasus.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih mengatakan hasil tersebut didapatkan dari pemeriksaan 1.085 sampel di lab yang ada di DIY. Menurutnya kenaikan ini karena semakin massifnya swab massal yang dilakukan di kabupaten dan kota serta skrining yang menyasar orang dengan risiko. “Swab dan skrining yang dilakukan sudah tepat sasaran,” kata dia, Jumat (31/7).

Berty mengatakan, distribusi kasus berdasarkan domisili yakni di Kota Yogyakarta 9 kasus, Kabupaten Bantul 23 kasus, Kulonprogo 0 kasus, Gunungkidul 4 kasus, dan Sleman tercatat ada penambahan 28 kasus.

“Laporan positif meninggal ada 1 kasus sehingga total ada 20 yang meninggal. Satu tambahan tersebut adalah kasus 674 laki-laki usia 87 tahun warga Gunungkidul dengan komorbid stroke,” ucapnya.

Untuk distribusi kasus berdasarkan riwayat yakni skrining karyawan kesehatan sebanyak 26 kasus, kontak tracing kasus sebanyak 9 kasus, perjalanan luar daerah sebanyak 3 kasus, belum ada keterangan 24 kasus, skrining pasien pra operasi sebanyak 1 kasus, dan skrining karyawan sebanyak 1 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty menambahkan, 4 kasus penambahan dan 1 meninggal rinciannya yakni perempuan, 45 th, warga Semanu keluarga tenaga kesehatan (nakes) yang positif sebelumnya. Kemudian perempuan, 39 th, warga Wonosari yang juga keluarga nakes yang positif sebelumnya.

Kemudian perempuan, 25 th, warga Ponjong diketahui kontak dengan kasus positif. Lalu, seorang laki-laki, 87 th, warga Patuk meninggal co morbid stroke. “Ada satu orang pindah data ke Sleman yakni laki-laki, 31 th, berdomisili Sleman,” kata dia.(rid)

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *