Kata INKA, Keberadaan KRL Bukti Kemajuan Daerah

by

Madiun, Koran Jogja – PT Industri Kereta Api (INKA) menilai kehadiran kereta rel listrik (KRL) sebagai angkutan massal merupakan pertanda kemajuan satu wilayah. Setelah DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi derah kedua di Jawa yang akan dilalui KRL November.

Bersama dengan Komisi A DPRD DIY, pada Senin (5/10), wartawan yang sehari-hari bertugas di dewan berkunjung ke pabrik INKA di Madiun, Jawa Timur.

Disambut General Manajer Pengembangan Usaha PT INKA Junaidi, rombongan ini bermaksud melihat keberadaan KRL yang bakal mengantikan kereta rel diesel (KRD) Prameks.

“Sebenarnya KRL yang dipesan oleh KAI pada 2010 sudah kita serahkan lama. Yang akan beroperasi di DIY kemungkinan dari Jakarta,” jelasnya.

Saat ini, Junaidi mengatakan pihaknya telah merenovasi delapan gerbong KRL PT Kereta Comuter Indonesia (KCI) anak usaha KAI. Apakah rangkaian ini yang nanti beropersi di DIY, Ia mengaku tidak tahu.

Namun yang pasti kehadiran KRL mengantikan KRD adalah bukti kemajuan sebuah negara atau wilayah. Kehadiran KRL harus didukung keberadaan infrastruktur khusunya kelistrikan yang optimal.

Biasanya penggunaan KRD menurut Junaidi diperuntukkan sebagai saranan trasportasi di wilayah-wilayah yang keberadaan infrastruktur kelistrikan belum ada.

“Dibandingkan KRD, KRL memiliki banyak keuntungan seperti biaya perawatan dan harga komponen lebih murah serta tidak menimbulkan polusi,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, dengan bobot yang lebih ringan, KRL hanya 24-25 ton sedangkan KRD bisa mencapai 60 ton karena adanya mesin diesel. KRL bisa melintas di rel kereta melayang (elevate).

Jalur-jalur transportasi publik diatas tanah ini menjadi solusi ideal ketika dihadapkan pada hambatan ketersediaan lahan untuk perluasan jalur.

Selain memproduksi kereta, yang sudah diekspor ke Banglades, Filipina, Malaysia dan Singapura. INKA juga mengembangkan bus listrik yang dijadwalkan diluncurkan bulan ini.

Sekretaris Komisi A DPRD DIY Retno Sudiyanti mengatakan pilihan mengunjungi INKA ini adalah untuk mendapatkan informasi rinci terkait salah satu moda transportasi yang kedepan akan beroperasi di wilayah DIY.

Informasi ini penting agar masyarakat tahu bahwa kereta KRL dioperasionalkan untuk Prameks adalah produksi anak negeri.

“Saya takjub, PT INKA ternyata mampu memproduksi kereta bahkan mengekspor. Ini menjadi kebanggaan Indonesia,” ujarnya.

Sebagai persiapan saat ini PT KCI tengah merampungkan infrastruktur penunjang di stasiun wilayah Daop 6 Yogyakarta (Yogya-Solo-Kutoarjo) untuk memaksimalkan operasional KRL yang melingkupi wilayah DIY-Solo-Kutoarjo.(set/rid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *