Kepala Dinas Sosial Kota Yogyakarta Meninggal Dunia Terpapar Covid-19 Disertai Komorbid

by

Yogyakarta, Koran Jogja – Kepala Dinas Sosial Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Agus Sudrajat meninggal dunia setelah sebelumnya sempat terpapar Covid-19.

Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengatakan, dari informasi yang diperolehnya Agus Sudrajat meninggal pada pukul 10.00 WIB, Selasa (1/12). “Meninggal dunia di Rumah Sakit (RSUP Dr) Sardjito. Sekarang sedang diurus untuk pemakamannya,” katanya saat dihubungi wartawan, Selasa (1/12).

Haryadi berkata, dirinya tidak mengetahui secara pasti terkait Covid-19 terhadap yang bersangkutan. Ia menyebut hal itu merupakan ranah dari medis yang menanganinya.

Haryadi mengatakan, ini menjadi pelajaran bagi Pemerintah Kota Yogyakarta untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Baik di lingkungan kerja saat memberikan pelayanan maupun ketika berinteraksi dengan masyarakat. “Protokol kesehatan agar terus ditegakkan dan diawasi,” kata dia.

Haryadi mengatakan, pihaknya belum berencana memberlakukan Work From Home (WFH) di lingkungan Balaikota Yogyakarta atas peristiwa ini. “Tidak ada rencana menerapkan WFH. Kami mengikuti aturan di atasnya. Kalau unit instansi memang ada yang WFH,” ucapnya.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, Agus Sudrajad meninggal karena terpapar Covid-19 disertai dengan komorbid.

“Pak Agus meninggal karena terpapar covid 19, disertai komorbid. Pak Agus kita kenal sebagai orang yang baik, orang yang selalu mempunyai perhatian kepada orang lain. Sejak awal menyiapkan data bantuan sosial untuk masyarakat yang diberikan dari pemerintah pusat, Pemda DIY dan Pemkot Yogyakarta. Berkat kerjasama dan ketelitian serta kehati-hatiannya, kita termasuk yang pendataan dan pengolahannya banyak dipuji oleh lembaga-lembaga lainnya,” katanya.

Heroe mengatakan Agus Sudrajad telah banyak berjuang untuk membantu dan menyelamatkan warga dari Covid-19. Seperti menyiapkan bantuan perjalanan bagi warga yang membutuhkan, menyiapkan dapur umum untuk melayani warga yang membutuhkan.

Kemudian juga menyiapkan dan mengetuai shelter Covid-19 baik yang di Jalan Veteran maupun di Tegalrejo. “Bahkan pak Agus juga yang mencarikan tempat pemakaman bagi warga yang kesulitan untuk dimakamkan,” kata dia.

Heroe berkata pemakaman akan dilakukan oleh tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta. “Nanti dari RS Sardjito langsung dibawa ke pemakaman Sarilaya Gedongkiwo Mantrijeron,” ucapnya.(rid)