Korban Ditemukan, Basarnas Hentikan Operasi di Glagah

by

Kulonprogo, Koran Jogja – Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Yogyakarta resmi menghentikan proses pencarian korban terseret ombak Pantai Glagah, Kecamatan Temon usai korban ditemukan dalam kondisi meninggal. Korban ditemukan Kamis (6/1/2022) pukul 11.30 WIB.

“Korban Ditemukan Tim SAR Gabungan di Sungai Serang timur Dermaga wisata Pantai Glagah kurang lebih 1 km dari TKP arah utara,” kata Kepala Basarnas Yogyakarta, L. Wahyu Efendi.

Penemuan ini berdasarkan laporan dari pemancing yang melihat benda mengapung di perairan lalu dilaporkan ke pegawai TPR Glagah dan kemudian diteruskan ke posko Satlinmas Glagah.

Laporan ini usai diterima SAR lantas dilakukan evakuasi. Dari ciri-ciri yang disampaikan keluarga bahwa benar jenazah itu adalah Radinka Putri (9) yang hilang terseret ombak Rabu (5/1/20220 sore. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Wates dengan armada ambulan PMI Kulonprogo.

Dengan ditemukannya korban ini maka operasi SAR dinyatakan ditutup dan semua unsur SAR Gabungan yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Diberitakan, empat anak yang mendapatkan musibah ini merupakan rombongan dari Boyolali, Jawa Tengah yang berjumlah 15 orang. Mereka tiba di Pantai Glagah pukul 15.00 WIB.

Mereka terseret ombak ketika akan kembali dari timur muara sungai Serayu sekitar pukul 17.30 yang sedang mengalami pasang. Dua korban yang terselamatkan yaitu Ismandi dan Zulfa Ulil Absa. Satu korban yang ditemukan meninggal Fatih Deandra Auliaskan.

Menurut saksi mata, sebelum kejadian keempat anak itu sempat diperingatkan petugas untuk tidak bermain ke sisi timur Sungai Serayu. (Set)