Gunungkidul, Koran Jogja – Upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui aktivitas fisik memasuki babak baru di Kabupaten Gunungkidul. Kepengurusan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia KORMI Kabupaten Gunungkidul masa bakti 2026 sampai 2030 resmi dikukuhkan.
Acara pengukuhan berlangsung khidmat di Bangsal Sewoko Projo Wonosari pada Kamis 9 April 2026. Momentum ini membawa misi besar untuk mentransformasi olahraga dari sekadar aktivitas rekreatif menjadi gaya hidup keseharian warga Bumi Handayani.
Pengukuhan ini didasarkan pada Surat Keputusan Ketua KORMI Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 003/SK/KORMI.DIY/II/2026. Ketetapan tersebut telah ditandatangani oleh Ketua KORMI DIY Kadarmanta Baskara Aji.
Eksistensi KORMI di Gunungkidul kini resmi memulai langkah operasionalnya sebagai motor penggerak olahraga yang lebih terstruktur dan inklusif. Di bawah atap Bangsal Sewoko Projo yang sarat sejarah pengukuhan ini menjadi penanda penting strategi pembangunan manusia.
Struktur kepengurusan periode ini mencerminkan kolaborasi lintas sektor yang kuat. Posisi Pelindung diisi oleh Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul didukung pimpinan instansi strategis dari sektor perencanaan keuangan pariwisata hingga kesehatan.
Nakhoda organisasi dipercayakan kepada Heri Nugroho sebagai Ketua didampingi Wakil Ketua Bambang Sutrisno. Struktur organisasi juga diperkuat dengan komisi spesifik mulai dari olahraga tradisional hingga olahraga petualangan.
Ketua KORMI terpilih Heri Nugroho berkomitmen untuk membawa mandat organisasi ke tingkat dusun. Dengan masa jabatan hingga Februari 2030 publik menaruh harapan besar pada terobosan KORMI dalam menciptakan masyarakat yang aktif.
Pengukuhan ini menjadi langkah awal dalam mengubah paradigma masyarakat. Bahwa olahraga bukan lagi sekadar pilihan melainkan sebuah kebutuhan dasar manusia untuk hidup sehat dan bugar. (rls)
