Lava Pijar Gunung Merapi Terjadi 34 Kali dalam Semalam

by

Sleman, Koran Jogja – Dalam waktu satu malam, Gunung Merapi mengalami 46 kali guguran lava pijar. Jarak luncurnya maksimum satu kilometer mengarah ke barat daya.

Kepala BPPTKG Yogyakarta Hanik Humaida dalam keterangannya mengatakan, pada periode pengamatan pukul 18.00 sampai 24.00 WIB, Rabu (3/3) terjadi 9 kali guguran lava pijar. Jarak luncurnya maksimum seribu meter mengarah ke barat daya.

Sedangkan pengamatan periode pukul 00.00 sampai 06.00 WIB, Kamis (4/3) terjadi teramati awan panas guguran dengan jarak luncur 1200 meter mengarah ke barat daya.

“Teramati pula 25 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.000 metwr ke arah barat daya,” katanya, Kamis (4/3).

Hanik mengatakan, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 kilometer.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak. “Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya,” ucapnya.

Masyarakat juga diimbau mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. Adapun penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB) III direkomendasikan untuk dihentikan.(rid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *