Mahasiswa UGM Inovasi Alat Pendeteksi Potensi Pohon Tumbang

by
dok. ugm

dok. ugm

Sleman, Koran Jogja – Tim mahasiswa dari UGM mengembangkan prototipe alat pendeteksi keroposan pohon sehingga bisa menekan kerugian materiil dan non-materiil yang diakibatkan pohon tumbang.

Alat yang diberi nama G-Ber ini memanfaatkan teknologi ultrasonografi (USG) yang dilengkapi dengan robot memanjat serta Artificial Intelligence (AI) berbasis Internet of Things (IoT).

Salah seorang anggota tim pengembang, Rosyad Fathur Saifuddin mengatakan pengembangan alat ini merespons maraknya kasus pohon tumbang di tengah masyarakat.

“Banyak pohon tumbang yang menimbulkan kerugian,” katanya dikutip dari website UGM, Minggu (18/9).

Fathur mengembangkan alat ini bersama beberapa rekan mahasiswa, di antaranya Muhammad Bagus Hidayatullah, Muhammad Idham Novanto, Solid Boy Maywenson, dan Ahmad Zidane Al-Latif.

Fathur mengatakan, alat ini memanfaatkan teknologi pencitraan tomografi untuk mendapatkan citra internal dari pohon.

Data ini kemudian diproses oleh kecerdasan buatan berupa machine learning sehingga dapat memproses data dan mengeluarkan klasifikasi pohon, apakah pohon berpotensi akan roboh atau tidak.

Fathur mengungkapkan, untuk mempermudah pengguna dalam mengendalikannya, alat ini dilengkapi dengan remote control.

Dalam proses pengembangannya, alat ini pun telah masuk dalam tahapan uji coba.

“Alat ini diharapkan mampu mengatasi masalah kerugian materiil dan non-materiil yang diakibatkan oleh tumbangnya pohon,” ujarnya.

Fathur berharap alat ini bisa dikembangkan dengan bantuan dari pemerintah supaya bisa memberikan manfaat kepada masyarakat luas.

“Alat ini diharapkan bisa digunakan pemerintah untuk mendeteksi potensi pohon runtuh,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *