Menangi Pilkada, Halim-Joko Taruh Hormat ke NoTo

by

Bantul, Koran Jogja – Pasangan nomor urut satu Pilkada Bantul, Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo yang ditetapkan meraih kemenangan dalam rekapitulasi suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), menaruh hormat ke paslon Suharsono-Totok Sudarto.

“Pertama kami mengucapkan banyak terima kasih kepada rakyat Bantul yang telah memberikan kepercayaan melalui surat suara kepada kami di pemilihan 9 Desember kemarin,” kata Joko saat dihubungi, Rabu (16/12).

Selain kemenangan, yang terpenting menurutnya adalah pelaksanaan Pilkada yang berjalan dengan baik, lancar, dan senantiasa kondusif tidak terlepas dari peran paslon Suharsono-Totok yang turut mensukseskan.

Mewakili pasangan dan pendukungnya, Joko menyatakan dirinya mengaku menaruh hormat kepada pasangan Suharsono-Totok bersama-sama melewati semua tahapan tanpa ada perpecahan demi Bantul yang lebih baik.

“Kita terus berharap kondisi kondusif sampai KPU Bantul menetapkan calon terpilih melalui rapat pleno nanti,” lanjut Joko.

Pasca ditetapkan sebagai peraih suara terbanyak, Joko menyatakan tugas kedepan hingga pelantikan adalah terus mensosialisasikan berbagai program yang disampaikan saat masa kampanye kemarin. Hal ini dimaksudkan agar program-program yang akan dijalankan mendapatkan dukungan sepenuhnya.

Pada rapat pleno rekapitulasi dan perhitungan suara, Selasa (15/12), Halim-Joko menguasai 57,2 persen atau sebanyak 305.653 dari suara sah yang masuk sebanyak 533.970. Sedangkan paslon Suharsono-Totok meraih 228.408 suara atau 42,7 persen.

Dari perhitungan ini selisih perolehan kedua paslon mencapai 77.156 suara sedangkan suara tidak sah terhitung 33.587.

Ketua KPU Bantul Joko Didik Nugroho mengatakan, dari daftar pemilih tetap (DPT) 704.688, total suara pemilih yang masuk, baik sah maupun tidak sah, sebanyak 567.557 atau 80 persen.

“Angka partisipasi ini memang jauh dibawah target kami yang mematok 82 persen, namun bila dibandingkan target partisipasi nasional yang 77,5 persen. Partisipasi pemilih Bantul unggul jauh,” lanjutnya.

Pasca penetapan hasil rekapitulasi dan perhitungan suara, KPU Bantul bahkan memberi waktu kepada paslon yang perolehan suaranya lebih kecil apakah akan menggugat hasil perhitungan ke Mahkamah Konstitusi (MK) atau tidak.

Jika memang tidak ada gugatan, maka tahap selanjutnya KPU bakal melakukan rapat pleno penetapan calon terpilih yang kemungkinan dilaksanakan akhir Desember atau awal Januari.

Dihubungi terpisah, Ketua Tim Pemenangan Paslon Suharsono-Totok, Arif Iskandar menyatakan pihaknya menerima hasil rekapitulasi dan perhitungan suara oleh KPU Bantul. Pihaknya tidak memiliki rencana mengajukan gugatan sengketa ke MK.(set)