Minggu Depan, Bantul Vaksin 3.000 Pelaku Pariwisata

by

Bantul, Koran Jogja – Pemkab Bantul bakal memvaksinasi sebanyak 3.000 pelaku wisata di kawasan pantai sebelum dibuka pasca Intruksi Bupati (Inbup) pada 28 Juni.

Vaksinasi akan dilaksanakan Rabu (30/6) dan Kamis (1/7). Yang menolak divaksin tidak akan diijinkan membuka usaha atau melakukan kegiatan pariwisata.

“Vaksin akan dilakukan di beberapa titik objek wisata di kawasan pantai selatan. Kita berharap semakin banyak titik maka yang terjangkau vaksin bisa sesuai target,” kata Sekretaris Daerah Helmi Jamharis usai rapat kordinasi di Kantor Pemkab Bantul, Kamis (24/6).

Tersebarnya titik ini juga dimaksudkan agar saat vaksinasi nanti tidak terjadi kerumunan.

Keputusan pemberian sanksi, berupa larangan beraktivitas, menurut Helmi merupakan usulan dari Kapolres dan Dandim Bantul.

Dalam rencana, pendataan siapa saja yang bakal divaksin akan dilakukan aparat Dinas Pariwisata pada Senin (28/6). Sedangkan pengawasan vaksin akan langsung dibawah Polsek dan Koramil.

“Stok vaksin dan jumlah tenaga kesehatan sudah dihitung untuk menyasar 3.000 orang,” lanjut Helmi.

Lebih jauh, Helmi memastikan vaksin massal ini bertujuan untuk menghadirkan kekebalan imun di kalangan pelaku industri pariwisata.

Pasalnya Pemkab tidak ingin obyek wisata yang banyak dikunjungi wisatawa n luar kota menjadi pusat penyebaran Covid-19 atau berstatus zona merah.

Kedispar Bantul Kwintarto Heru Prabawa berharap pelaku usaha dan jasa pariwisata kooperatif untuk divaksin.

Ketua Komisi B DPRD Bantul Wildan Nafis mendukung vaksinasi masal ini. Program ini sebagai wujud ketegasan pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 terlebih Bantul dikategorikan zona merah.

“Namun kita juga ingin ekonomi masyarakat tidak terganggu sehingga keduanya bisa berjalan beriringan,” kata Wildan.(set)