Ongkir Gratis, Dongkrak Pendapatan Pelaku UMKM DIY

by
Gratis Ongkir UMKM Jogja

Yogyakarta, Koran Jogja – Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Srie Nurkyatsiwi menyatakan keberadaan program ongkos kirim (Ongkir) yang dikeluarkan Pemda DIY berhasil mendongkrak pendapatan pelaku UMKM selama pandemi Covid-19. Tahun ini anggaran ongkir dinaikan tiga kali lipat.

Dihubungi, Kamis (21/1), Siwi menyatakan program gratis ongkir ini bekerjasama dengan berbagai aplikasi ojek daring. Program ini dikhususkan bagi 1.800 pelaku UMKM yang sudah bergabung dalam marketplace yang dibuat Pemda DIY bernama ‘SiBakul”.

“SiBakul ini kita hadirkan di masa pandemi Covid-19 kemarin untuk membantu pelaku UMKM di tengah keterbatasan mendapatkan pasar lebih luas. Evaluasinya hasilnya terjadi peningkatan pendapatan hingga enam kali bagi pelaku UMKM,” katanya.

Dengan jumlah produk yang ditawarkan mencapai 4.350 item, program ongkir ini bisa diakses konsumen dengan syarat pembelian produk baik makanan maupun barang yang dihasilkan UMKM minimal Rp50 ribu.

Jika tahun lalu anggaran yang disiapkan untuk program ongkir gratis ini sebesar Rp400 juta, tahun ini anggaran dinaikan hingga Rp1,2 miliar.

Melalui Sibakul, Pemda DIY terus mendorong pelaku usaha memperluas pasarnya hingga tingkat nasional. Saat ini proses pengembangan pasar nasional dalam penjajakan kerjasama dengan berbagai usaha logistic untuk nantinya proses SOP-nya bisa dipertanggungjawabkan.

“Karena itu kurasi akan terus ditingkatkan demi mendapatkan produk yang bermutu. Mereka yang memiliki daya saing dan kreativitas saya kira akan berpeluang mendapatkan pasar lebih luas,” jelasnya.

Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana, mengatakan dewan memberikan persetujuan dalam program in karena adanya efektifitas bagi pelaku UMKM.

“Selain bermanfaat kepada pelaku UMKM, saya melihat program gratis ini bagus ditengah beratnya Pemda memberikan bantuan langsung tunai (BLT) ke masyarakat yang kebutuhan anggarannya lebih besar,” katanya.

Kedepan, Huda memperkirakan program ini bisa membantu meningkatkan perekonomian jika dilanjutkan dalam jangka panjang, asalkan syaratnya pandemi Covid-19 berlalu.(set)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *