Pandemi, Dana Sosial PMI Bantul Naik Drastis

by

BANTUL, Koran Jogja – Palang Merah Indonesia (PMI) Bantul mencatat rekor tertinggi dalam penggalangan dana sosial. Dari Februari – Oktober, terkumpul Rp1,6 miliar.

“Angka ini naik dibandingkan tahun lalu yang hanya Rp1 miliar,” kata Ketua PMI Bantul, Wirmon Samawi, Kamis (12/11).

Kenaikan terhimpunnya dana sosial yang mencapai 67 persen ini menjadikan angka tertinggi sepanjang sejarah PMI Bantul dan unggul dibandingkan kabupaten/kota lainnya.

Dari data, untuk kategori kecamatan Bangutapan menyumbang dana sosial tertinggi sebesar Rp26,5 juta, disusul Sewon (Rp 21,8 juta) dan Bambanglipuro (Rp19,8 juta).

Lalu di kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) menyumbang Rp563 juta, kemudian Dinas Perhubungan Rp29 juta dan Dinas Pariwisata Rp26 juta.

Di kategori instansi vertikal, Samsat Bantul mencapai Rp465, Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Rp69 dan Polres Bantul Rp57.

“Dana yang terhimpun akan kami kembalikan ke masyarakat dalam bentuk pelayanan pengecekan serta pengelolaan darah, kemudian penangganan kecelakaan dan bencana alam,” katanya Wirmon.

Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Bantul, Budi Wibowo mengatakan kenaikan perolehan bulan dana PMI di tengah pandemi Covid-19 mencerminkan tingkat kemanusiaan dan solidaritas warga Bantul cukup tinggi dan kuat.

“Kami berharap pengelolaan dana dilakukan profesipnal bermanfaat besar untuk masyarakat. PMI kedepan harus semakin eksis melaksanaka tugas pokok dan fungsinya dalam kebencanaan,” ujar Budi usai menghadiri peringatan Hari Kesehatan di Dinas Kesehatan Bantul.(set)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *