Pelanggar Protokol Covid-19 di Kulonprogo Diminta Nyanyi dan Nyapu

by 2 weeks ago

Kulonprogo, Koran Jogja – Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberlakukan sanksi sosial terhadap warganya yang tak disiplin protokol Covid-19. Puluhan orang terkena razia dan dikenai sanksi berupa menyapu dan nyanyi lagu-lagu nasionalis selama dua hari terakhir ini.

Sekretaris Satpol PP Kulonprogo Hera Suwanto mengatakan, dalam dua hari terakhir ini terjaring sekitar 50 sampai 60 orang pelanggar protokol Covid-19. Mereka diketahui berada di kawasan Alun-alun Wates maupun di sejumlah pasar tradisional. “Sanksi ini untuk memberikan efek jera. Supaya mencegah penularan Covid-19,” kata dia, pada Selasa (15/9).

Hera mengatakan para pelanggar sebelumnya dilakukan pendataan sesuai dengan kartu tanda penduduk (KTP)-nya. Mereka kemudian diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan dan akan menerapkan protokol kesehatan.

Kemudian, baru menjalani hukuman berupa menyapu, menyanyi atau sekedar mengucapkan Pancasila dengan mengenakan rompi dan kertas bertuliskan ‘Pelanggar Protokol Kesehatan’.

Hera berkata,  para pelanggar ini semuanya tidak memakai masker dalam beraktivitas. Setelah menjalani hukuman, mereka pun diberi masker secara gratis. Mereka juga diimbau untuk menjalankan protokol Covid-19 lainnya, seperti menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan tidak keluar rumah jika tidak perlu.

Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jefri menambahkan, razia protokol Covid-19 ini dilakukan secara berkesinambungan untuk menekan penyebaran Covid-19. “Selama masih ada pelanggaran, operasi yustisi ini tetap akan kita laksanakan,” kata dia.

Seorang pelanggar, Alkhas S Rokhib mengatakan, sanksi yang diberikan ini membuatnya cukup malu karena dilihat banyak orang. Ia mengaku lupa mengenakan masker sehabis olahraga. “Malu banyak yang melihat, memfoto dan video. Ke depan saya akan tertib,” ucapnya.(mg1)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *