Pengunjung Malioboro Banyak Tak Bermasker, Sultan Gerah

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2020 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta – Menanggapi ramainya pengunjung yang memadati kawasan Maliobro beberapa hari terakhir ini tanpa mengindahkan protokol pencegahan Covid – 19, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengaku gerah. Apabila masih banyak yang tidak tertib, Sri Sultan akan menutup Malioboro dan titik-titik lain yang rawan pengunjung tidak tertib.

Ditemui usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD DIY, Senin (08/06) di Kantor DPRD DIY, Sri Sultan menyampaikan tidak ingin ketidakdisiplinan tersebut terus berlanjut. Sri Sultan yang menyempatkan diri melihat suasana DIY Minggu malam (07/06) lalu, menyayangkan sikap para pengunjung yang tidak disiplin. Menurutnya, ketidakdisiplinan dan menurunnya kesadaran masyarakat akan berdampak sangat negatif bagi semua pihak.

“Minggu malam saya keluar keliling lewat Malioboro. Banyak yang kongkow tidak pakai masker dan tidak jaga jarak. Saya sudah telpon Pak Heru (Wakil Walikota Yogyakarta) dan Pak Sekda untuk koordinasi soal penertiban, dan Pemda DIY siap membantu apa yang dibutuhkan Pemerintah Kota terkait penertiban ini,” ungkap Sri Sultan.

Sri Sultan mengungkapkan, meskipun Malioboro merupakan tanggungjawab Pemkot Yogyakarta, namun Pemda DIY akan tetap memberikan dukungan penertiban sesuai dengan apa yang dibutuhkan Kota Yogyakarta. Malioboro yang merupakan jantung kota ini diharapkan tetap ramah dan tidak menjadi salah satu klaster penularan Covid -19 karena pengunjung yang tidak tertib.

“Kalau terjadi sesuatu di Malioboro, nanti tracing-nya rekoso (susah) kalau mereka tidak patuh. Apalagi mungkin mereka ada juga yang datang dari luar daerah, kan susah,” jelas Sri Sultan.

Lebih lanjut Sri Sultan menyampaikan, perlu kesadaran penuh dari berbagai elemen masyarakat yang beraktivitas di luar rumah, salah satunya Malioboro. Para pedagang kaki lima dan pemilik toko harus mematuhi protokol pencegahan Covid – 19. Menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun, memeriksa suhu tubuh, memakai masker, meminimalisir kontak serta jaga jarak. Para pengunjung pun harus mematuhi aturan dan memanfaatkan fasilitas protokol pencegahan yang ada.

“Saya minta kesadaran mereka di Malioboro dan dimanapun berada. Kalau minggu depan ada yang kumpul-kumpul tanpa mematuhi protokol pencegahan Covid – 19, akan saya bubarkan karena resiko terlalu besar. Jangan sampai saya close kalau tidak patuh aturan,” tegas Sri Sultan.

Menanggapi arahan Gubernur DIY untuk menindak tegas para pelanggar protokol pencegahan Covid – 19, Sekda DIY, Drs. R. Kadarmanta Baskara Aji mengungkapkan siap melaksanakan arahan tersebut. Pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk melakukan penertiban pada masyarakat.

“Melihat perkembangan di masyarakat dan atas dawuh Ngarsa Dalem, akan kita tempatkan orang-orang di kerumunan-kerumunan tersebut untuk menertibkan yang tidak patuh. Harus jaga jarak, cuci tangan dan pakai masker. Kalau ngeyel bubarkan. Gak pake masker suruh pulang,” tegas Aji.

Aji menambahkan, masyarakat harus benar-benar menerapkan disiplin tinggi dan kesadaran penuh untuk sama-sama mencegah penularan Covid – 19. Aturan-aturan yang dibuat oleh pemerintah tidak akan bisa efektif diterapkan apabila masyarakat sebagai subyek utama tidak mendukung sepenuhnya.(rls/roy)

Berita Terkait

Prediksi Cuaca di Jogja Minggu 14 April 2024 Hujan Lebat di Sleman
Juru Parkir Liar di Yogyakarta Ditertibkan Menjelang Libur Lebaran 2024
Prakiraan Cuaca Potensi Hujan di Jogja, Selasa 26 Maret 2024
Cuaca di Jogja Mayoritas Cerah Berawan, Kamis 21 Maret 2024
Prakiraan Cuaca di Jogja 17, 18, 19 Maret 2024 Ada Potensi Hujan Lebat
Prediksi Cuaca BMKG: Hujan di Yogyakarta, Rabu 6 Maret 2024
Audisi Miss Indonesia Yogyakarta Sukses! Disambut Antusias Tinggi Peserta
Cuaca di Jogja Potensi Hujan Disertai Petir Senin 26 Februari 2024

Berita Terkait

Sabtu, 13 April 2024 - 19:36 WIB

Prediksi Cuaca di Jogja Minggu 14 April 2024 Hujan Lebat di Sleman

Senin, 8 April 2024 - 21:14 WIB

Juru Parkir Liar di Yogyakarta Ditertibkan Menjelang Libur Lebaran 2024

Senin, 25 Maret 2024 - 23:00 WIB

Prakiraan Cuaca Potensi Hujan di Jogja, Selasa 26 Maret 2024

Rabu, 20 Maret 2024 - 21:31 WIB

Cuaca di Jogja Mayoritas Cerah Berawan, Kamis 21 Maret 2024

Sabtu, 16 Maret 2024 - 21:25 WIB

Prakiraan Cuaca di Jogja 17, 18, 19 Maret 2024 Ada Potensi Hujan Lebat

Selasa, 5 Maret 2024 - 22:49 WIB

Prediksi Cuaca BMKG: Hujan di Yogyakarta, Rabu 6 Maret 2024

Minggu, 3 Maret 2024 - 17:32 WIB

Audisi Miss Indonesia Yogyakarta Sukses! Disambut Antusias Tinggi Peserta

Minggu, 25 Februari 2024 - 20:48 WIB

Cuaca di Jogja Potensi Hujan Disertai Petir Senin 26 Februari 2024

Berita Terbaru

Tarif Damri Jakarta Surabaya dan Malang Promo, 12 sampai 21 April 2024. (Instagram @damriindonesia)

Cek Jadwal dan Harga

Tarif Damri Jakarta Surabaya dan Malang Promo, 12 sampai 21 April 2024

Minggu, 14 Apr 2024 - 14:35 WIB

Cara Mengubah Aplikasi Default Ponsel Android. (pixabay)

Sains Tek

Cara Mengubah Aplikasi Default Ponsel Android

Minggu, 14 Apr 2024 - 12:53 WIB

Cara Memasak Brokoli Agar Mendapat Manfaat Kesehatan. (pixabay)

Kuliner

Cara Memasak Brokoli Agar Mendapat Manfaat Kesehatan

Minggu, 14 Apr 2024 - 12:05 WIB

Ilustrasi. SIM Keliling Sleman April 2024 Loby SCH dan Satpas Polresta. (dok, Koran Jogja)

Cek Jadwal dan Harga

SIM Keliling Sleman April 2024 Loby SCH dan Satpas Polresta

Sabtu, 13 Apr 2024 - 20:31 WIB

SIM Keliling Bantul April 2024 Setelah Lebaran dan Lokasi Layanan. (Instagram @satlantas_polreskulonprogo)

Cek Jadwal dan Harga

SIM Keliling Bantul April 2024 Setelah Lebaran dan Lokasi Layanan

Sabtu, 13 Apr 2024 - 20:05 WIB