Penyebab Ketombe: Apakah Meminyaki Rambut Bisa Memperparah?

by
pexels

pexels

Koran Jogja – Salah satu masalah rambut paling umum yang menjadi perhatian banyak orang adalah ketombe.

Ketombe adalah sesuatu yang dimiliki setiap orang pada satu titik waktu. Kulit kepala kering, kurang merawat rambut, dll dapat menyebabkan ketombe.

Ketika berbicara tentang mengobati ketombe, ada beberapa pengobatan yang dapat dilakukan di rumah untuk mengucapkan selamat tinggal pada ketombe tersebut dan pengobatan yang paling banyak sepanjang masa adalah meminyaki rambut Anda.

Meminyaki rambut memang baik, tetapi tidak baik untuk ketombe. Untuk memanfaatkan minyak ketombe secara maksimal, ada dua faktor penting yang perlu dipertimbangkan.

Cosmetologist Kiran Bhatt, Cosmetologist, Junoesque Clinique berbagi wawasan tentang hal yang sama.

Kebanyakan orang tidak meminyaki rambut mereka sama sekali saat mereka berketombe. Itu hanya logis mengingat kulit kepala berminyak mendukung ketombe.

Selain itu, minyak bercampur dengan sel kulit mati dan kotoran, membuat kulit kepala Anda sangat gatal.

Namun, jika Anda bertanya-tanya, “Apakah minyak itu buruk untuk ketombe?”. Jawabannya adalah sederhana, tidak.

Yang perlu Anda lakukan hanyalah meminyaki kulit kepala Anda beberapa kali seminggu saja.

Kedua, pastikan Anda memilih minyak dengan kandungan yang tepat untuk memerangi ketombe. Ini mencegah kulit kepala kering dan juga meningkatkan sirkulasi darah ke kulit kepala Anda.

Apa yang menyebabkan ketombe?

Ketombe adalah suatu kondisi di mana kulit kepala mulai gatal dan mengelupas, meninggalkan Anda dengan potongan putih di rambut Anda dan kulit kepala yang meradang.

Ketombe ringan bisa disebabkan oleh banyak hal, termasuk kulit kering dan reaksi buruk terhadap produk rambut.

Namun pada kondisi yang lebih parah, ketombe Anda mungkin sebenarnya disebabkan oleh dermatitis seboroik, kondisi peradangan kulit kronis yang sebagian disebabkan oleh perubahan jamur dan hormon.

Ketombe adalah kondisi umum yang menyebabkan kulit kepala mengelupas. Itu tidak menular atau serius. Tapi itu bisa memalukan dan sulit diobati.

Ketombe ringan dapat diobati dengan sampo harian yang lembut. Jika itu tidak berhasil, sampo obat dapat membantu. Gejala dapat kembali lagi nanti.

Gejala

Tanda dan gejala ketombe mungkin termasuk:

– Serpihan kulit pada kulit kepala, rambut, alis, janggut atau kumis, dan bahu

– Kulit kepala gatal

– Kulit kepala bersisik dan berkerak pada bayi dengan buaian

Kapan harus ke dokter.

Kebanyakan penderita ketombe tidak memerlukan perawatan dokter . Kosmopoliten. Temui dokter perawatan primer Anda atau dokter spesialis penyakit kulit (dokter kulit) jika kondisi Anda tidak membaik dengan penggunaan sampo ketombe secara teratur.

Penyebab

Ketombe mungkin memiliki beberapa penyebab, termasuk:

– Iritasi, kulit berminyak

– Kulit kering

– Jamur mirip ragi (malassezia) yang memakan minyak di kulit kepala kebanyakan orang dewasa

– Kepekaan terhadap produk perawatan rambut (dermatitis kontak)

– Kondisi kulit lainnya, seperti psoriasis dan

Faktor risiko

Hampir setiap orang dapat memiliki ketombe, tetapi faktor-faktor tertentu dapat membuat Anda lebih rentan:

– Usia. Ketombe biasanya dimulai pada usia dewasa muda dan berlanjut hingga usia paruh baya. Itu tidak berarti orang dewasa yang lebih tua tidak mendapatkan ketombe. Bagi sebagian orang, masalahnya bisa seumur hidup.

– Menjadi laki-laki. Ketombe lebih banyak terjadi pada laki-laki daripada perempuan.
Penyakit tertentu. Penyakit Parkinson dan penyakit lain yang memengaruhi sistem saraf juga tampaknya meningkatkan risiko ketombe. Begitu juga memiliki HIV atau sistem kekebalan yang lemah. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *