Senin, 17 Juni 2024
Koran Jogja

Penyebab Munculnya Fenomena ‘Halo’ pada Bulan saat Langit Malam

Penyebab Munculnya Fenomena ‘Halo’ pada Bulan saat Langit Malam. (pexels)
Penyebab Munculnya Fenomena ‘Halo’ pada Bulan saat Langit Malam. (pexels)

Koran Jogja – Ketika mengamati bulan purnama di langit malam, mungkin kadang akan terlihat lingkaran cahaya besar di sekitarnya.

Lingkaran cahaya berbentuk cincin yang berkilau itu sebenarnya disebabkan karena kristal es yang berada jauh di atmosfer.

Kara Lamb, seorang ilmuwan peneliti di Departemen Teknik Bumi dan Lingkungan di Universitas Columbia mengungkapkan fenomena tersebut.

“Kristal es kecil tersebut sebenarnya membiaskan cahaya dari bulan,” katanya dilansir dari laman Live Science, Minggu 7 Januari 2024.

Baca artikel lainnya:

Kristal itu itu mengalami akumulasi di awan cirrus atau awan es murni yang terletak di stratosfer, yang jaraknya hingga 30 mil atau 50 kilometer di atas permukaan tanah.

“Kita mungkin tidak bisa melihat secara jelas mengenai awal di sana, karena tinggi dan bisa sangat tipis,” lanjut Lamb.

Kristal es yang memiliki bentuk kolom heksagonal tersebut membelokkan caha dengan cara tertentu.

Selanjutnya, cahaya yang memasuki salah satu dari enam sisi segi enam, cahaya itu dibelokkan atau dibiaskan sedikit.

Selanjutnya dibelokkan lagi saat cahaya keluar dari sisi segi enam lain. Karena itu, akan menghasilkan lengkungan total sebesar 22 derajat.

Cahaya yang merambat dari bulan ke mata Anda pun berputar melalui kristal es. Kemudian berakhir di jarak 22 derajat dari titik awalnya.

Kondisi ini membentuk lingkahan cahaya yang bercahaya mengelilingi bulan.

“Jika sangat berntung, Anda mungkin melihat lingkaran cahaya 46 derajat, bentuknya sangat besar dan bisa menutupi separuh langit,” kata Laven, seorang ilmuwan amatir di Inggris. (*)

Leave a Reply