PTKM Diperpanjang, Pariwisata Bantul Kibarkan Bendera Putih

by
koran jogja

Bantul, Koran Jogja – Dinas Pariwisata Bantul perpanjangan kebijakan pengetatan secara terbatas kegiatan masyarakat (PTKM) bakal mematikan pariwisata Bantul. Jika memang resmi diperpanjang, pariwisata Bantul mengibarkan bendera putih.

Kepada wartawan Jumat (5/2), Sekretaris Dispar Bantul, Annihayah selama pemberlakukan PTKM selama dua periode atau empat minggu. Tingkat kunjungan wisatawan di berbagai objek wisata anjlok drastis dengan jumlah mencapai 800-1000 orang di akhir pekan.

“Bakal berakhirnya PTKM pada 8 Februari bisa kami anggap sebagai angin perubahan karena bakal kami prediksi wisatawan bakal datang lagi. Namun jika pemerintah memutuskan memperpanjang, kami bakal mengibarkan bendera putih,” katanya.

Anni mendukung pernyataan Presiden Jokowi yang menyatakan PTKM tidak efektif menurunkan penularan Covid-19. Karena itu pihaknya meminta kebijakan tersebut tidak diteruskan karena dampaknya sangat terasa bagi pelaku wisata.

“Jika berkunjung ke objek wisata, saya bisanya “ngelus” dada melihat warung-warung sepi pengunjung, pedagang cuma bengong. Ndak tega saya,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Dispar Gunungkidul Harry Sukomo melihat pelaksanaan PTKM periode kedua dimana kebijakan wajib tes antigen dicabut memberi harapan pada para pelaku wisata Bumi Handayani.

“Pasalnya pada periode PTKM kedua, terjadi lonjakan kunjungan wisatawan ke obyek wisata di Gunungkidul. Saat PTKM tahap pertama wisatawan harian mencapai 900-an orang, pada PTKM tahap kedua meningkat hingga 1.200-an orang per hari,” katanya.

Selama ini Dispar Gunungkidul mencatat dari keseluruhan wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul sebanyak 25,5 persen dari Jawa Tengah, disusul Jawa Timur 20,14 persen, Jawa Barat 11,10 persen dan DKI Jakarta sebanyak 8,8 persen.

Harry juga memprediksi, di akhir pekan nanti berbarengan dengan kebijakan Pemprov Jawa Tengah yang meminta warganya di rumah saja selama dua hari bakal mengurangi kunjungan wisatawan dari Jateng.(set)