Salah Sasaran, Enam Pelaku Klitih Ditangkap Polresta

by

Yogyakarta, Koran Jogja – Enam pelajar yang mengaku tergabung dalam geng ‘Vascal’ ditangkap jajaran Satreskrim Polresta Yogyakarta karena melakukan pembacokan kepada dua remaja di jalan Parangtritis, Mantrijeron. Usai aksi baru diketahui dua korban merupakan salah sasaran.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta Kompol Riko Sanjaya mengatakan peristiwa yang terjadi pada 5 Januari lalu ini menimpa korban VRN (18) dan YRS (16) yang sama-sama beralamatkan di Sleman.

“Mereka bersama empat rekan lainnya saat itu berniat pulang usah menengok salah satu rekan korban yang sakit di Sewon sekitar pukul 04.00 WIB,” kata Riko saat jumpa pers di Mapolresta Yogyakarta, Jumat (5/2).

Saat melintasi lokasi kejadian, keenam orang ini dikejar oleh para pelaku yang berjumlah 10 orang dengan menggunakan lima sepeda motor. Empat rekan korban berhasil melarikan diri, namun VRN dan YRS tertinggal dan berupaya meminta tolong dengan masuk sebuah rumah makan seafood.

“Kedua korban yang tidak sempat melarikan diri sama-sama terluka di dada dan kaki karena sabetan sabetan gir sebelum meminta tolong,” jelas Riko.

Atas kejadian, kepolisian pada 22 Januari meringkus enam orang pelaku di rumah masing-masing sedangkan empat pelaku masih dalam pengejaran. Enam pelaku yang diamankan yaitu EKJ (16), AY (15), YP (17), IA (16) yang bertindak sebagai jongki. Lalu ada MSA (16) serta MZP (16) sebagai eksekutor.

“Kami mengamankan tiga motor, gir yang diikat sabuk, dan pedang sepanjang 65 cm sebagai barang bukti,” lanjutnya.
Mengaku dari Geng Vascal keenam orang yang ditangkap ini mengaku salah sasaran. Pasalnya sebelum kejadian mereka mendapatkan tantangan tawuran dari orang tak dikenal yang mengaku anggota Geng Stepiro.

Atas perbuatannya, keenam pelaku dikenakan Pasal 76 C Jo Pasal 80 ayat (2) Undang-Undang Pelindungan Anak No. 35 Tahun 2014 atau Pasal 170 KUHP Jo Pasal 351 KUHP Jo Pasal 406 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara.(set)