Sambut Libur Panjang, Dispar Bantul Tambah Personel

by

Bantul, Koran Jogja – Mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di cluster wisatawan selama libur panjang akhir tahun, Dinas Pariwisata menambah jumlah personel di pintu masuk dan pengawasan penerapan protokol kesehatan. Dispar bakal menyiarkan tiga tayangan virtual bagi warga yang berlibur di rumah.

Kepala Dispar Bantul Kwintarto Heru Prabowo mengatakan jumlah personel yang ditambahkan di delapan obyek wisata, enam pantai dan dua gua, dua kali lipat dibandingkan biasanya.

“Rinciannya mulai 24-30 Desember, saat libur panjang Natal, jumlah personel yang kita turunkan totalnya sebanyak 114 personel. Jumlah ini dua kali lipat dibandingkan hari biasa dimana kita hanya menempatkan 62 orang di obyek wisata yang sama,” jelasnya saat jumpa pers, Jumat (18/12).

Kemudian pada libur tahun baru mulai 30 Desember – 2 Januari, jumlah personil yang diterjunkan baik dari petugas penarik retribusi, pengecek suhu pengunjung, maupun TNI-Polri mencapai 125 orang.

Selain menarik retribusi pengunjung, petugas ini juga akan memantau apakah wisatawan memenuhi syarat-syarat sesuai protokol kesehatan. Petugas dalam pengecekan ini juga dilengkapi telepon pintar untuk pengecekan aplikasi ‘Visiting Jogja’.

“Kebanyakan memang penambahan kita lakukan di obyek wisata pantai. Seperti Parangtritis yang biasanya hanya 10 personel, pada libur panjang nanti akan berjumlah 30-38 orang tergantung situasi yang dihadapi,” katanya.

Kwintarto juga memastikan bahwa pelaku obyek wisata diminta tidak mengadakan kegiatan tambahan untuk mengurangi kerumunan massa dan sering-sering mengingatkan pengunjung untuk melaksanakan 3M.

Ia juga memprediksi wisatawan yang masuk DIY bakal lebih banyak dibandingkan libur panjang sebelumnya. Dikarenakan banyaknya orang yang membatalkan kunjungan ke Bali dan kemungkinan memilih DIY sebagai tujuan penganti.

“Saya minta kepada seluruh warga Bantul jika memang tidak ada kepentingan selama libur panjang tetap berlibur di rumah. Kita juga tengah menyiapkan tayangan virtual yang bisa ditonton via YouTube,” selorohnya.

Ada tiga tayangan virtual yang bisa dinikmati yaitu profil digital desa wisata yang tayang Selasa (29/12/2020) jam 10.00 WIB, Festival Desa Wisata tayang Rabu (30/12/2020) jam 10.00 WIB dan pentas malam tahun baru pada Kamis (31/12020) pukul 19.00 WIB.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bantul, Yulius Suharta mengatakan merujuk peraturan Gubernur DIY nomor 77 Tahun 2020 pihaknya melarang kegiatan atau pesta perayaan malam tahun baru yang berpotensi memancing kerumunan.

“Kami akan turun dan memastikan penerapan protokol kesehatan berjalan dengan semestinya. Nanti kalau terjadi kerumunan akan langsung kami bubarkan,” ujarnya.(set)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *