Soal TWK KPK, PKS DIY Sepakat Menolak

by

Yogyakarta, Koran Jogja – Dianggap menimbulkan pro dan kontra di masyarakat, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Daerah Istimewa Yogyakarta sepakat menolak hasil tes wawasan kebangsaan (TWK) di KPK.

“Tes TWK yang menyebabkan 75 pegawai KPK diberhentikan kami nilai justru menghambat upaya pemberantasan korupsi,. Kami sepakat dengan pernyataan resmi DPP” kata Ketua DPW PKS DIY, Agus Mas’udi, Selasa (1/6) di kantornya.

Tidak hanya itu, TWK juga dianggap bermasalah dalam konten dan metodologinya, karena ada materi yang ingin membenturkan Pancasila dan ajaran agama.

Padahal Pancasila dan Konstitusi, menurut Agus menjamin setiap warga negara untuk menjalankan ajaran agama.

”PKS tidak ingin Pancasila hanya menjadi jargon semata, bahkan menjadi alat untuk memukul komponen bangsa yang berbeda pendapat,” ujar Agus.

Karena itu, melalui syawalan dan halalbihalal seluruh kader PKS yang digelar online. Pimpinan PKS DIY ingin menjadikan sebagai momentum bersatunya seluruh komponen bangsa untuk betul-betul mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dibandingkan pikiran dan tenaga terkuras dalam polemik TWK KPK. DPW PKS meminta pemerintah kembali fokus pada upaya penangganan pandemi dan pemulihan ekonomi.

“Tidak hanya pemerintah pusat dan daerah untuk kembali fokus dan lebih serius mengurai keruwetan persoalan bangsa” lanjutnya.

Dalam rilis resminya, Humas DPW PKS DIY, M Syafi’i menerangkan di DIY sendiri terdapat 211 kasus penularan Covid-19 baru.

Sementara pertumbuhan ekonomi DIY sebesar 6,14% dan inflasi 0,01%.

”Ini terendah se Indonesia di akhir April 2021 lalu. Mari bersama-sama kita membangun negeri tercinta ini,” kata Syafi’i.(set)