Terdakwa Jual Beli Tanah Jalan Magelang Dinyatakan Bebas

by

Yogyakarta, Koran Jogja – Kuasa hukum terdakwa kasus jual beli tanah di Jalan Magelang nomor 14 atas nama Agus Artadi dan Yenny Indarto, Oncan Poerba mengatakan dalam sidang banding di Pengadilan Tinggi DI Yogyakarta memutuskan kliennya tidak bersalah dan diputuskan bebas.

Dalam rilisnya Kamis (4/3), Oncan mengatakan dalam sidang banding pada 16 Februari, hakim PT Yogyakarta mengatakan para terdakwa tidak dapat dipersalahkan dan dibebaskan seluruhnya dari jeratan pidana yang tertuang dalam surat 3/PID/2021/PT.YYK.

Kasus jual beli tanah di Jalan Magelang ini melibatkan Gemawan Wahyadiyatmika sebagai pembeli rumah milik pasangan Agus Artadi dan Yenny Indarto pada September 2018 silam senilai Rp6,5 miliar.

Kasus yang melibatkan pengusaha Agus Aryadi dan istrinya Yenny Indarto bermula dari jual beli lahan di Jalan Magelang No 14 Yogyakarta dengan pembeli Yulia dan Gemawan W.

Dari kesepakatan nilai jual Rp6,5 M, pembeli baru membayar Rp5 M dan sertifikat balik nama. Karena belum ada pelunasan, penjual tidak mau mengosongkan sehingga oleh pembeli dianggap memasuki pekarangan orang lain dan dilaporkan secara pidana.

“Atas putusan PT ini kami mewakili klien mengapresiasi, karena apa yang diperjuangkan untuk mencari kebenaran menemukan hasil,” kata Ochan.

Dalam rilis disebutkan hal-hal yang menjadi pertimbangan hakim PT Yogyakarta memutus bebas yaitu bahwa kasus ini semestinya dibawah ke ranah perdata bukan ranah pidana. Pasalnya dalam kasus ini terbukti adanya wanprestasi yaitu belum lunasnya pembayaran.

Fakta lainnya bahwa terdakwa yaitu Agus dan Yenny masih menempati objek yang diperkarakan karena belum adanya pelunasan, sehingga hal itu bukan merupakan ranah pidana.

“Putusan banding ini tidak dapat dimintakan upaya hukum baik Kasasi maupun Peninjauan Kembali, karena ancaman hukuman paling tinggi satu tahun. Artinya putusan ini membebaskan klien saya dari keputusan hukum,” katanya.

Kedepan, Oncan mengatakan kliennya mengadakan musyawarah dan mengutamakan rasa kekeluargaan dalam menyelesaikan kekurangan bayar oleh pembeli Gemawan. Jika nantinya menemui jalan buntu, kemungkinan terakhir adalah kliennya akan melaporkan balik pembeli ke kepolisian dengan tuduhan pencemaran nama baik.(set)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *