Gunungkidul, Koran Jogja – Ustaz Wisnu Giri Antoro, S.I.Pust., M.Pd., Tenaga Perpustakaan Sekolah (TPS) SMP Muhammadiyah Al Mujahidin, Gunungkidul, menerima penghargaan Terbaik 2 GTK Transformatif TPS di ajang ajang Apresiasi GTK Tahun 2025 tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Penghargaan tersebut diserahkan secara resmi pada acara “Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan Apresiasi GTK Tahun 2025” yang diselenggarakan oleh Balai Besar Guru Dan Tenaga Kependidikan (BGTK) DIY pada (03/11/2025).
Dalam keterangan tertulis, Ustaz Wisnu mengatakan dirinya mengembangkan literasi sekolah serta transformasi layanan perpustakaan yang adaptif terhadap perkembangan zaman..
“Pertama membangun website digital library terintegrasi dengan laman sekolah, sehingga memudahkan peserta didik dalam mencari buku yang dibutuhkan melalui layanan Online Pablic Acses Catalog (OPAC) secara oniline,” kata dia dalam keterangan tertulis diterima Senin (10/11/2025).
Kedua, menyediakan koleksi e-book dan multimedia pembelajaran yang berkerjasama dengan PT. Kubuku yaitu berupa platform aplikasi digital Digilib SMP Muhammadiyah Al Mujahidin. Dengan adanya aplikasi ini, pemustaka dapat lebih mudah dalam mengakses buku, bisa membaca buku dengan Hanphone masing-masing dan juga meningkatkan layanan perpustakaan.
Ketiga Menyelenggarakan Layanan literasi digital bagi guru dan peserta didik dengan menggunakan Tablet dan Komputer yang sudah dilengkapi dengan system keamanan berupa aplikasi Net Suport School yang dengan aplikasi ini pustakawan dapat memantau pemustaka dalam penggunaan Komputer, sehingga jika ada yang menyalah gunakan, pemustaka bisa memberikan peringatan atau bahkan mengunci komputer layanan dari computer server.
“Dan keempat kami Inovasi Kafe Baca (Creative Reading Space): Merenovasi sebagian ruang perpustakaan menjadi Kafe Baca dengan konsep reading Kafe yang nyaman, melibatkan peserta didik dalam desain dan mural literasi, serta mengadakan kegiatan Ngabaca Bareng dan Bedah Buku Jumat Literasi,” kata dia.
Harapannya, dengan adanya fasilitas berupa kafe baca, peserta didik menjadi lebih nyaman saat membaca buku ataupun belajar, sehingga budaya literasi bisa terus ditingkatkan.
“Kafe baca ini juga menjadi icon inovatif sekolah, sehingga menjadi salah satu daya tarik peserta didik untuk berkunjung,” ucap dia.
Dengan adanya kafe baca, peningkatan pengunjung pada tahun 2019 hingga 25ribu.
“tentu keberhasilan tidak lepas dari dukungan semua pihak termasuk pihak sekolah.” kata Ustaz Wisnu
Dengan capaian ini, SMP Muhammadiyah Al Mujahidin sekali lagi menunjukkan komitmennya sebagai Sekolah Unggul Berbudi dan Berprestasi, yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter dan literasi. (rls)
