Vaksinasi Bantul Ditargetkan Minggu Ini Rampung

by
koran jogja

Bantul, Koran Jogja – Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santosa menyatakan Dinas Kesehatan menargetkan minggu pertama Maret ini seluruh tenaga kesehatan (nakes) harus sudah divaksin. Jika mangkir, Dinkes bakal mencoret mereka sebagai penerima vaksin.

“Total ada 8.800 nama nakes yang sudah terdaftar dalam sistem penerima vaksin di pusat. Hingga 21 Februari sudah tervaksin 5.820 nakes yang tervaksin. Tersisa sebanyak 2.800 nakes,” kata Oki di sela-sela kunjungan kerja Menkes Budi Gunadi Sadikin di Puskesmas Bambanglipuro, Bantul, Senin (1/3).

Oki mengatakan keterlambatan kedatangan vaksin ini menjadi penyebab belum divaksin 2.800 nakes yang didominasi nakes pelayanan kesehatan swasta. Saat ini menurutnya vaksin yang diperuntukan sudah datang.

Dinkes Bantul sendiri berencana seluruh nakes yang belum tervaksin akan divaksin seluruhnya pada minggu ini. Jika nantinya ada nakes yang tidak hadir atau mangkir, maka Dinkes akan melewatkan yang bersangkutan.

“Sehingga dia tidak mendapatkan vaksin sebagai nakes, tetapi sebagai masyarakat umum mungkin. Atau bila pemerintah membuka vaksin mandiri itu bisa menjadi peluang,” ujarnya.

Langkah ini ditempuh sebagai pembelajaran dan hukuman kepada nakes yang tidak memperdulikan vaksinasi. Pasalnya Dinkes kata Oki sudah memberi tenggang waktu sejak awal Februari lalu dan ini yang terakhir. Sebab Dinkes bakal melaksanakan tahap dua vaksin untuk pelayanan publik.

Di tahap pemberian vaksin pelayanan publik, Oki menyatakan kemungkinan besar Wakil Bupati Bantul Joko B Purnomo bakal ikut divaksin Sedangkan Bupati Abdul Halim Muslih baru mendapatkan vaksin tiga bulan lagi usai dinyatakan sembuh dari Covid-19.(set)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *