Wisata Lereng Merapi Jadi Primadona Turis

by

Sleman, Koran Jogja – Lebih dari 58.700 orang berkunjung ke destinasi wisata selama libur panjang dan cuti bersama pekan lalu di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Wisata alam termasuk di lereng Merapi pun masih menjadi primadona bagi para turis.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Suci iriani sinuraya mengatakan, keterangan pada liburan panjang minggu lalu, wisata alam masih menjadi tujuan favorit bagi wisatawan. Angka kunjungan wisatawan naik signifikan dibanding hari-hari libur sebelumnya. Destinasi seperti kawasan lereng Merapi dan Tebing Breksi masih menjadi tujuan wisata yang diminati wisatawan.

Dari 5 hari libur panjang minggu lalu dari 12 destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan tercatat kurang lebih sebanyak 58.700an pengunjung yang masuk destinasi wisata kawasan Kaliurang dan Agro Wisata Bumi Merapi, kawasan destinasi wisata Cangkringan (Kaliadem, Bunker, Bukit Klangon), Tebing Breksi, Grojogan Watu Purbo, MGM dan Monjali, Candi Sambisari dan Candi Ijo, serta Jogja Exotarium.

Dari pemantauan yang dilakukan petugas pantau Dinas Pariwisata Sleman, puncak kunjungan wisatawan terjadi pada hari libur Maulid Nabi Muhammad Kamis 29 Oktober, dan dari wisatawan yang berkunjung ke destinasi teraebut rata-rata mentaati protokol kesehatan untuk cuci tangan dan memakai masker. Saat masih ada wisatawan yang abai, dari pengelola destinasi kami wajibkan untuk mengingatkan dan menegur jika tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Untuk destinasi yang sudah kami lakukan verifikasi juga sudah secara periodik mengingatkan wisatawan untuk memakai masker dengan benar, cuci tangan, dan jaga jarak, melalui pengeras suara,” kata Suci.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Joko Hastaryo menambahkan, dalam upaya pencegahan munculnya kasus Corona saat libur panjang pihaknya melakukan skrinning. Salah satunya di Tebing Breksi, Kecamatan Prambanan yang memang jumlah kunjungan turis cukup banyak.

Pemetaan Covid 19 di destinasi wisata ini dengan mengambil 100 sampling dari pengunjung dan juga karyawan untuk dilakukan RDT (Rapid Diagnostic Test) tanpa dipungut biaya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa tujuan dari pemetaan ini untuk memperoleh data sebagai pengambilan kebijakan lebih lanjut terkait upaya pencegahan Covid 19 dari pergerakan sektor pariwisata.

Dengan libur panjang ini banyak wisatawan luar daerah yang berkunjung di destinasi-destinasi Sleman. Kami ingin mengetahui dan memastikan apakah pengunjung destinasi pariwisata juga berpengaruh dalam penyebaran Covid 19.

Untuk pengambilan sampling berikutnya kami akan berkoordinasi lagi dengan Dinas Pariwisata Sleman untuk menentukan lokasi pengambilan sampling.

Selain pengambilan sampling juga dilakukan edukasi pencegahan Covid 19 kepada pengunjung oleh relawan PMI Sleman, Saka Bhakti Husada, dinas Perhubungan, dan Sat Pol PP Sleman. Dari pengunjung rata-rata tertib dan bermasker.(rid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *