Youtube Menghapus Setengah Juta Video Informasi Salah Soal Covid-19

by
youtube

Koran Jogja – YouTube menyatakan telah menghapus lebih dari setengah juta video yang menyebarkan informasi yang salah tentang Covid-19.

Platform teknologi dari YouTube hingga Facebook telah berjuang untuk menjaga agar kesalahan informasi kesehatan masyarakat tetap terkendali karena pandemi telah menyebar ke seluruh dunia. Informasi palsu yang diposting di situs termasuk informasi yang menunjukkan bahwa virus itu tidak nyata untuk mencegah vaksin yang dapat mencegah penyakit.

Bos YouTube Susan Wojcicki mengatakan bahwa video semacam itu telah diposting di sejumlah besar situs.

“Kami terus memperbarui kebijakan Covid-19 kami agar tetap terkini dengan sains, dan kami telah menghapus lebih dari setengah juta video berdasarkan kebijakan ini sejak Februari,” katanya dikutip dari the Independent.

“Sekarang fokus kami telah beralih ke kemungkinan ke depan dengan vaksinasi,” katanya.

Pada bulan Oktober, situs berbagi video memperluas kebijakan misinformasi medis Covid-19 untuk melarang konten tentang vaksin yang bertentangan dengan apa yang dikatakan oleh otoritas kesehatan resmi, seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

YouTube telah menyaksikan lonjakan penggunaan secara keseluruhan selama pandemi, karena banyak yang mencari informasi dan hiburan selama penguncian.

Selama kuartal pertama tahun lalu, YouTube mengatakan mengalami peningkatan waktu tonton sebesar 25 persen di seluruh dunia.

Di paruh pertama tahun ini, total live streaming harian juga meningkat sebesar 45 persen.

“Pandemi telah mempercepat kehidupan digital kami,” kata Wojcicki.

“Kami selalu berupaya untuk mencapai keseimbangan yang tepat antara keterbukaan dan tanggung jawab karena kami memenuhi pedoman yang ditetapkan oleh pemerintah di seluruh dunia,” ucapnya.(rid)