Koran Jogja – Penyakit ikan cupang serta cara mengobatinya ada banyak, dan para peternak perlu memahaminya.
Ikan cupang dewasa ini banyak digemari oleh sebagian masyarakat untuk dipelihara maupun dijadikan ladang bisnis.
Karena memang ikan hias ini memiliki corak dan warna yang indah dan memanjakan mata. nah ketika memeliharanya, harus mengetahui pula penyakit yang bisa menyerangnya supaya ikan bisa tetap sehat dan tumbuh.
Berikut adalah beberapa jenis penyakit cupang dan cara mengatasinya yang dikutip dari situs Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Penyakit White Spot atau Bintik Putih
Penyakit ikan cupang salah satunya adalah white spot atau bintik putih yang biasa menyerang pada sisiknya dan mudah menular.
Ini karena air yang kotor dan pakan yang tak bersih. Dampaknya adalah nafsu makan ikan menjadi berkutang dan warnanya terlihat pucat.
Kemudian untuk sirip dan ekornya menguncup, dan bahkan beberapa kasus pernah ditemui ikan sering menabrakkan diri ke dinding akuarium karena gatal.
Nah untuk mengatasinya, kalian bisa melakukan karantina pada ikan yang sudah terkena penyakit bintik putih ini. Kemudian membersihkan akuarium dan mengganti airnya.
Tambahkan pula obat biru dan aram pada air yang baru diisi di dalam akuarium, Jangan lupa ikan biasakan terkena paparan matahari supaya bisa cepat sehat.
Infeksi jamur kulit
Penyakit ikan cupang selanjutnya adalah infeksi jamur kulit yang ditandai munculnya bercak putih pada siripnya.
Bercak putih ini biasanya berbentuk gumpalan kapas. Jika sudah terkena penyakit ini maka cupang akan berkurang nafsu makannya dan gerakannya pasif.
Penyakit ini juga disebabkan karena air akuarium yang kotor dan jarang dibersihkan. Sedangkan untuk mengobatinya, cupang bisa dikarantina terlebih dahulu.
Kemudian bersihkan akuarium dan tambahkan obat biru. Kalian juga bisa menambahkan air rendaman Ketapang.
Supaya bisa menjaga kebersihan air, kalian sebaiknya mengganti akuarium setiap tiga hari sekali.
Velvet atau Bintik Emas yang biasa disebut Karatan
Penyakit ikan cupang ini berupa bintik wara emas yang cenderung gelap seperti karat pada tubuhnya.
Selain itu, cupang akan terlihat malas bergerak dan pasif. Warnanya pun pucat dan sirip menguncup.
Penyebab penyakit ini karena air yang tidak bersih dan kualitas makanan yang tak terjaga.
Sedangkan untuk mengobatinya, cupang bisa dilakukan karantina. Kemudian membersihkan air pada akuarium dan memberi garam ikan, serta tambahkan obat biru atau air rendaman Ketapang. Lakukan pengobatan setiap tiga hari sekali sampai velvet menghilang. (*)
