Selasa, 27 Januari 2026
Koran Jogja

Cara Bepergian Aman saat Musim Hujan, Agar Traveling Tetap Menakjubkan

Cara Bepergian Aman saat Musim Hujan, Agar Traveling Tetap Menakjubkan. (pexels)
Cara Bepergian Aman saat Musim Hujan, Agar Traveling Tetap Menakjubkan. (pexels)

Koran Jogja – Musim hujan di Indonesia merupakan paradoks yang mendebarkan. Suatu waktu, hutan berkilauan hijau zamrud dan langit menghadirkan pertunjukkan yang megah.

Kemudian di saat berikutnya, jalanan ambles, sungai meluap, dan kekacuan menjadi berita utama media massa.

Belum lama, terjadi kecelakaan kapal wisata di Labuan Bajo, bencana bajir dan tanah longsor di sejumlah daerah di Sumatera dan Kalimantan.

Kemudian angin kencang dan gelombang laut tinggi di sejumlah wilayah. Jadi, jika merencanakan traveling atau liburan, ini saatnya mengutamakan kehati-hatian.

Melewatkan pegunungan, bukan berarti kehilangan kesempatan. Namun itu membuat pilihan yang lebih aman dan cerdas.

Perjalanan traveling saat musim hujan pun akan sangat berkesan, dengan persiapan yang tepat. Disadur dari Hindustan Times, berikut tipsnya.

Terjebak hujan? Inilah yang harus dilakukan

Ketika hujan lebat mengganggu rencana, pilihan paling aman adalah tetap berada di dalam ruangan.

Jangan mencoba menerobos jalanan yang banjir, tidak peduli seberapa dangkalnya air. Arus kuat, saluran air tersembunyi, bisa berbahaya.

Seorang Influencer perjalanan Vansh Gaur mempunya mantra sederhana: jangan mencoba melarikan diri dari cuaca.

Ia menyarankan, ketika cuaca memburuk, supaya tetap berada di tempat. Kemudian memberitahu seseorang, di mana Anda sedang berada dan tunggu pembaruan resmi.

Kalau Anda sedang terjebak di luar, maka menjauh dari sungai atau lembah. Jika cuaca sudah aman, pergi ke tempat yang lebih tinggi.

Hal lain yang perlu dilakukan adalah menanyakan kepada hotel mengenai rencana darurat.

Simpan nomor telepon darurat di daerah setempat dan andalkan sumber berita yang terverifikasi.

Ingat, media sosial bisa dengan cepat menjadi sarang rumor selama keadaan masih darurat.

Persiapan perjalanan musim hujan

Sedikit perencanaan, bisa sangat membantu saat berkemas untuk traveling saat musim hujan.

Koper tahan air atau penutup hujan, adalah barang yang wajib dibawa. Ingat, bawa payung yang kokoh, jas hujan, dan pakaian cepat kering.

Sepatu dengan sol karet juga akan membantu supaya tetap tegak di jalan yang licin. Tinggalkan denim dan katun tebal di rumah.

Jangan lupakan kotak P3K mini yang diisi dengan tablet penurun demam, obat untuk infeksi perut, dan obat alergi.

Kemudian obat nyamuk, pembersih tangan, power bank, dan peta offline. Pilih tiket yang bisa dikembalikan dan pemesanan yang fleksibel untuk antisipasi hal tak terduga.

Gaur menyarankan, selalu melakukan persiapan barang seolah anda terjebak satu hari ekstra.

Perlengkapan hujan yang ringkas, obat-obatan dasar, dan pengisi daya cadangan, bisa menyelamatkan hari Anda.

“Perhatikan cuaca setempat, tetapi jangan panik. Perjalanan di musim hujan tetap bisa menakjubkan,” katanya. (*)

Baca artikel lainnya:

Leave a Reply