Kamis, 9 April 2026
Koran Jogja

Panduan Memeriksa Mobil Baru Sebelum Menerimanya

Panduan Memeriksa Mobil Baru Sebelum Menerimanya. (pixabay)
Panduan Memeriksa Mobil Baru Sebelum Menerimanya. (pixabay)

Koran Jogja – Dalam membeli mobil baru, ada beberapa hal yang harus diperiksa untuk meminimalkan masalah ke depannya.

Pemeriksaan ini, lebih baik dilakukan sebelum menerima mobil baru. inspeksi di dealer penting dilakukan.

Langkah ini akan memungkinkan pembeli mengidentifikasi berbagai masalah, sebelum kendaraan diserahkan.

Disadur dari times of India, pemeriksaan pra-pengiriman secara detail harus dilakukan. Salah satunya, bagian luar.

Kemudian, memastikan bagian dalam bebas dari cacat dan menguji semua fitur dan elektronik.

Pembeli juga harus memverifikasi dokumen, aksesori, dan hal-hal penting, semisal ban cadangan dan toolkit.

Pengecekan tersebut, untuk membantu mematikan mobil dikirijm sesuai harapan.

Pemeriksaan mobil baru

Pemeriksaan menyeluruh sebelum pengiriman, bertujuan untuk memastikan mobil baru bebas cacat dan sesuai spesifikasi yang dijanjikan.

Pemilik bisa mulai memeriksa eksterior di bawah cahaya alami, memeriksa cat untuk goresan, penyok, lapisan cat yang tidak rata, dan celah panel yang tidak konsisten.

Kemudian, memeriksa bumper, tepi pintu, atap, area bagasi, dan semua permukaan kaca. Seluruh lampu eksterior juga harus diperiksa kerusakan dan kelembapannya.

Lalu, ban dan roda perlu diverifikasi kondisi, spesifikasi, dan tanggal pembuatannya. Pasatikan memeriksa kerusakan pada velg.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah ban cadangan, dongkak, dan toolkit, harus ada dan dalam kondisi yang baik.

Selanjutnya adalah bagian dalam, kabin harus diperiksa kondisi jok, kualitas pelapis, pemasangan panel dan trim yang tepat.

Perhatikan

Lakukan pengujian sistem elektroniknya, dengam menghidupkan kunci kontak dan memeriksa sistem infotainment, konektivitas, audio, jendela elektrik, kaca spion, sunroof, dan AC.

Pantau setiap lampu peringatan. Seluruh lampu eksterior, termasuk lampu depan, lampu DRL, lampu sein, lampu rem, lampu mundur, dan lampu kabut, harus diperiksa fungsinya dan konsistensinya.

Pembeli harus mencari masalah yang terlihat, semisal kebocoroan atau kabel yang longgar, dan memastikan level cairan dan kondisi baterai sesuai harapan.

Pastikan odometer dalam angka yang rendah, biasanya di bawah 50 km. Kalau melebihinya, klarifikasi kepada pihak dealer. (*)

Baca artikel lainnya:

Leave a Reply