Selasa, 27 Januari 2026
Koran Jogja

Perawatan Kecantikan saat Musim Hujan Agar Kulit Tampak Sehat dan Berkilau

Perawatan Kecantikan saat Musim Hujan Agar Kulit Tampak Sehat dan Berkilau. (pixabay)
Perawatan Kecantikan saat Musim Hujan Agar Kulit Tampak Sehat dan Berkilau. (pixabay)

Koran Jogja – Musim hujan identik dengan sweter hangat, teh hangat, dan kenikmatan meringkuk di bawah selimut sambial menonton serial favorrit.

Tetapi meski mencintai musim hujan, kulit tidak sebahagia itu. Udara yang kering, angin dingin, dan mandi air hangat yang terlalu lama diketahui bisa membuat kulit kusam, bersisik, dan dehidrasi.

Kabar baiknya, semua rutinitas perawatan kecantikan tidak perlu diubah di musim hujan ini. Hanya perlu sedikit perubahan bijaksana aghar kuliut tampak bersinar.

Ganti pembersih berbusa dengan yang creamy

Sabun cuci muka berbusa mungkin terasa menyegarkan dan sempurna untuk menghilangkan keringat serta minyak ketika musim kemarau.

Namun saat musim hujan, sabun cuci muka berbusa bisa menghilangkan kelembapan alami kulit, yang membuatnya bersisik.

Anda bisa beralih ke pembersih yang lembut serta creamiy atau susu pembersih untuk melembapkan dan membersihkan.

Pakai bahan-bahan alami seperti madu, lidah buaya, atau air mawar untuk kelembutan kulit.

Berikan pelembap berlapis, jangan hanya dioleskan

Awali pemakaian toner atau esens yang menghidrasi (semisal air mawar). Kemudian dilanjutkan dengan serum ringan dengan bahan-bahan seperti asam hialuronat, gliserin, atau niasinamida.

Selanjutnya tutup semuanya memakai pelembap yang menutrisi atau minyak wajah.

Anda bisa memakai beberapa tetes minyak almond yang bisa mengubah kulit di pagi hari agar mendapat kilau yang lembut.

Jangan lupa khasiat air putih. Anda harus tetap minum air putih meski tidak merasa haus. Minum teh herbal, air kelapa, atau air hangat sepanjang hari akan menjaga kilau tersebut tetap hidup.

Tabir surya tetap tak bisa ditawar

Dilansir dari times of India, jangan lupa untuk tetap menggunakan tabir surya meski suhu sedang dingin. Sebab sinar UV tidak mengenal liburan.

Sinar matahari saat musim dingin bisa lebih merusak, terutama jika Anda menghabiskan waktu di daerah pegunungan atau di dekat permukaan yang memantulkan cahaya seperti air atau kaca.

Pilih tabir surya dengan kelembapan minimal SPF 30 agar tetap nyaman dipakai di bawah riasan atau bahkan saat kulit tanpa riasan. (*)

Baca artikel lainnya:

Leave a Reply