Selasa, 27 Januari 2026
Koran Jogja

Tips Traveling yang Aman saat Musim Hujan

Cara Bepergian Aman saat Musim Hujan, Agar Traveling Tetap Menakjubkan. (pexels)
Cara Bepergian Aman saat Musim Hujan, Agar Traveling Tetap Menakjubkan. (pexels)

Koran Jogja – Bepergian saat musim hujan bisa menenangkan, karena lebih sejuk dan tidak terlalu ramai dibanding saat musim kemarau.

Tetapi hujan pun bisa menimbulkan berbagai tantangan, semisal hujan secara tiba-tiba, jalan licin, dan penundaan rencana perjalan.

Jadi penting untuk menyiapkan diri dengan baikj supaya bisa menikmati perjalanan selama musim hujan.

Anda bisa menyiapkan sejumlah perkengkapan seperti payung dan tas tahan air. Kemudian memeriksa prakiraan cuaca secara berkala dan merencanakan rute dengan cermat.

Cek prakiraan cuaca

Lakukan pengecekan prakiraan cuaca setiap hari. Termasuk cuaca tempat tujuan setidaknya 3-5 hari sebelumnya.

Daerah pegunungan maupun pesisir sangat rentan hujan lebat, tanah longsor, hingga genangan air.

Perlengkapan musim hujan

Kenakan pakaian yang sintetis atau cepat kering. Kemudian membawa jas hujan, ponco, atau payung lipat.

Alas kaki juga harus kokoh, tahan air, dan punya daya cengkeraman dengan baik. Sebaiknya jangan memakai sandal jepit.

Jika hendak membawa barang elektronik, dokumen, dan uang maka simpan dalam kantong ziplock atau kantong kering.

Anda juga bisa mempertimbangkan memakai penutup ransel tahan air atau tas kering supaya bisa memberi perlindungan tambahan.

Lindungi gadget & dokumen penting

Ponsel, power bank, hingga kamera bisa rusak akibat terkena hujan. Jadi gunakan kantong tahan air atau kantong ziplock udara untuk menyimpan gadget.

Pertimbangkan membawa silika gel untuk menyerap kelembapan dan melindungi barang elektronik dari kerusakan akibat kelembapan.

Tetap sehat & lawan nyamuk

Ada sejumlah penyakit yang berisiko tinggi selama musim hujan, yang ditularkan melalui air dan nyamuk.

Selalu minum air kemasan atau air saringan, dan hindari minum air kerana tau air tepi jalan. Bawa perlengkapan medis dasar, termasuk obat penurun demam, pilek, dan perut.

Pakai obat nyamuk dan kenakan pakaian dengan lengan panjang saat sore dan malam hari. Jaga tubuh supaya tetap kering untuk mengurangi risiko infeksi jamur dan pilek.

Sebaiknya hindari mengemudi malam hari

Saat musim hujan, jalanan sering menjadi licin dan berlubang. Sebaiknya hindari bepergian saat malam hari, terutama di perbukitan atau daerah dengan penerangan yang buruk.

Jika mengemudi sendiri, pastikan kondisi rem, wiper, dan ban mobil dalam keadaan yang prima. Jangan lupa ban serep dan periksa level bahan bakar secara berkala.

Berhati-hatilah dengan makanan

Sebaiknya hindari jajanan kaki lima atau makanan yang tak tertutup yang mungkin bisa terpapar debu dan lalat.

Anda bisa memilih makanan yang masih hangat dan segar di tempat makan yang bersih dan terpercaya.

Sebaiknya hindari salad mentah, produk susu dari sumber terbuka, dan minuman dingin memakai es batu.

Bawa camilan sehat seperti kacang-kacangan, protein bar, atau buah kering untuk keadaan darurat atau penundaan.

Jaga rencana tetap fleksibel

Tidak ada yang bisa memprediksi musim hujan. Penerbangan, kereta api, maupun perjalanan darat bisa tertunda hingga pembatalan.

Dilansir dari times of India, Anda bisa merencanakan perjalanan fleksibel, hari cadangan, dan pemesanan yang bisa dikembalikan dananya jika memungkinkan. (*)

Baca artikel lainnya:

Leave a Reply