Yogyakarta, Koran Jogja – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memutuskan berkunjung ke Masjid Jogokariyan pada Rabu (6/4) pagi.
Kunjungan ini dilakukan usai Kang Emil menjadi pembicara dan motivasi ke mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Selasa (5/4).
Usai menunaikan shalat Subuh, Kang Emil mendapatkan penjelasan dari Ketua Dewan Syura Masjid Jogokariyan Muhammad Jazir ASP.
“Dulu jamaah disini tidak sampai 10 orang. Berbeda dengan sekarang yang berkali lipat,” katanya.
Keberhasilan meningkatkan jumlah jamaah ini menurut Jazir tidak terlepas dari berbagai program yang mensejahterakan. Salah satunya adalah dengan melakukan kajian tentang harta.
“Dulu awalnya kami lakukan kajian tentang harta, kami bahas soal manfaat harta, fungsi harta, ujian dan cobaan dan tanggung jawab pada harta lalu masuk pada sedekah dan sebagainya,” jelas Jazir.
Tidak hanya itu, sebagai upaya memandirikan masyarakat masjid, pengelola pun memberikan bantuan modal kepada jamaah.
“Kami juga mendorong jamaah untuk berusaha, jadi kas masjid itu kami gunakan untuk modal usaha jamaah. Program kami adalah mengubah Mustahik menjadi Muzakki,” jelasnya.
“Kami juga melihat ketika ibadah jamaah itu bagus, muamalahnya juga bagus,” sambungnya.
Kang Emil mengaku terkesan dengan sistem pengelolaan dan program yang ada di masjid tersebut.
“Kekompakkan jamaah di Masjid Jogokariyan sangat luar biasa. Menandakan muamalahnya Jogokariyan luar biasa, karena kekompakan dan juga konsep yang ada di sini sangat baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ridwan Kamil menyebut di Jawa Barat ada lebih dari 100 ribu masjid. Ia berharap setelah pulang ke Jawa Barat nanti bisa membawa oleh-oleh yang berguna dari Jogokariyan.
“Semoga nanti saya bawa oleh-oleh dari Jogokariyan untuk pengelolaan masjid di Jawa Barat agar bisa jadi lebih baik,” harapnya.
Kepada mahasiswa di dua universita, Selasa, Kang Emil Rmeminta mereka jangan menjadi bangsa yang sering bertengkar.
Kondisi yang damai dan kondusif di semua bidang menjadi satu dari tiga syarat Indonesia menjadi negara besar di 2045. (Set)