Rabu, 4 Februari 2026
Koran Jogja

Apa Manfaat Minum Air Panas Bagi Kesehatan?

 

Koran Jogja – Minum air, panas atau dingin, membuat tubuh Anda tetap sehat dan terhidrasi.

Beberapa orang mengklaim bahwa air panas secara khusus dapat membantu meningkatkan pencernaan, meredakan kemacetan, dan bahkan meningkatkan relaksasi, dibandingkan dengan minum air dingin. (Healthline, 27/6)

Sebagian besar manfaat kesehatan dari air panas didasarkan pada laporan anekdot, karena hanya ada sedikit penelitian ilmiah di bidang ini. Konon, banyak orang merasakan manfaat dari obat ini, terutama di pagi hari atau sebelum tidur.

Saat minum minuman panas, penelitian merekomendasikan suhu optimal antara 130 dan 160 ° F (54 dan 71 ° C). Suhu di atas ini dapat menyebabkan luka bakar atau melepuh.

Untuk tambahan kesehatan dan vitamin C, coba tambahkan sedikit lemon ke dalam air panas untuk membuat air lemon.

Artikel ini membahas 5 cara minum air panas dapat bermanfaat bagi Anda.

1. Dapat meredakan hidung tersumbat

Secangkir air panas menghasilkan uap. Memegang secangkir air panas dan menghirup uap lembut ini dalam-dalam dapat membantu melonggarkan sinus yang tersumbat dan bahkan meredakan sakit kepala sinus.

Karena Anda memiliki selaput lendir di seluruh sinus dan tenggorokan, minum air panas dapat membantu menghangatkan area tersebut dan meredakan sakit tenggorokan yang disebabkan oleh penumpukan lendir.

Menurut sebuah studi tahun 2008 yang lebih tua, minuman panas, seperti teh, memberikan bantuan yang cepat dan tahan lama dari pilek, batuk, sakit tenggorokan, dan kelelahan. Minuman panas lebih efektif daripada minuman yang sama pada suhu kamar.

2. Dapat membantu pencernaan

Minum air membantu menjaga sistem pencernaan tetap berjalan. Saat air bergerak melalui perut dan usus, tubuh lebih mampu membuang limbah.

Beberapa percaya bahwa minum air panas sangat efektif untuk mengaktifkan sistem pencernaan.

Teorinya adalah bahwa air panas juga dapat melarutkan dan menghilangkan makanan yang Anda makan yang mungkin sulit dicerna oleh tubuh Anda.

Diperlukan lebih banyak penelitian untuk membuktikan manfaat ini, meskipun sebuah studi tahun 2016 menunjukkan bahwa air hangat mungkin memiliki efek yang menguntungkan pada pergerakan usus dan pengeluaran gas setelah operasi.

Sementara itu, jika Anda merasa ingin minum air hangat bisa membantu melancarkan pencernaan, tidak ada salahnya menggunakan ini sebagai obat.

3. Dapat meningkatkan fungsi sistem saraf pusat

Tidak mendapatkan cukup air, panas atau dingin, dapat memiliki efek negatif pada fungsi sistem saraf Anda, yang pada akhirnya mempengaruhi suasana hati dan fungsi otak.

Penelitian dari 2019 telah menunjukkan bahwa air minum dapat meningkatkan aktivitas sistem saraf pusat, serta suasana hati.

Penelitian ini menunjukkan bahwa air minum meningkatkan aktivitas otak partisipan selama aktivitas yang menuntut dan juga mengurangi kecemasan yang mereka laporkan sendiri.

4. Dapat membantu meringankan sembelit

Dehidrasi adalah penyebab umum sembelit. Dalam banyak kasus, air minum adalah cara yang efektif untuk meredakan dan mencegah sembelit. Tetap terhidrasi membantu melunakkan tinja dan membuatnya lebih mudah untuk dikeluarkan.

Minum air panas secara teratur dapat membantu menjaga buang air besar Anda teratur.

5. Membuat Anda terhidrasi

Meskipun beberapa bukti menunjukkan bahwa air dingin adalah yang terbaik untuk rehidrasi, air minum pada suhu berapa pun akan membantu Anda tetap terhidrasi

Institute of Medicine merekomendasikan bahwa wanita mendapatkan 78 ons (2,3 liter) air setiap hari dan pria mendapatkan 112 ons (3,3 liter) setiap hari. Angka-angka itu termasuk air dari makanan seperti buah-buahan, sayuran, dan lainnya.

Anda juga membutuhkan lebih banyak air jika Anda sedang hamil atau menyusui, melakukan aktivitas berat, atau bekerja di lingkungan yang panas.

Cobalah memulai hari dengan satu porsi air panas dan mengakhirinya dengan yang lain. Tubuh Anda pada dasarnya membutuhkan air untuk melakukan setiap fungsi penting, sehingga nilainya tidak dapat dilebih-lebihkan. (*)

Leave a Reply