Selasa, 27 Januari 2026
Koran Jogja

Cara Melatih Komunikasi yang Baik

Keterampilan yang Perlu Dimiliki Sebelum Mendaftar Kuliah di Luar Negeri. (Ilustrasi/pixabay)
Keterampilan yang Perlu Dimiliki Sebelum Mendaftar Kuliah di Luar Negeri. (Ilustrasi/pixabay)

Koran Jogja – Cara melatih komunikasi yang baik bisa dengan sejumlah kebiasaan dan kiat sederhana, sehingga bisa berhasil dalam hubungan apa pun.

Komunikasi yang efektif bisa membantu Anda terhubung dengan orang lain, sekaligus menyampaiukan suidut pandang Anda dengan tepat.

Komunikasi efektif menjadi kunci suatu hubungan yang lebih kuat, kerja sama tim yang lebih baik, dan kepercayaan diri.

Namun komunikasi yang baik tidak hanya mengenai bicara. Tetapi juga tentang mendengarkan, mengungkapkan ide dengan jelasm, dan terhubung dengan orang lain dengan bermakna.

Dilansir dari times of India, berikut sejumlah kebiasaan dan kiat sederhana supaya bisa meningkatkan keterampilan komunikasi.

Berlatihlah mendengarkan dengan aktif

Orang banyak yang lebih fokus berbicara saat komunikasi. Tetapi komunikasi yang efektif iu juga merupakan mendengarkan secara aktif.

Anda bisa memberikan perhatian penuh pada seseorang, tidak melakukan interupsi, dan menunjukkan minat melalui bahasa tubuh.

Bahasa tubuh yang dimaksud misalnya mengangguk, menjaga kontak mata, atau memparafrasekan apa yang orang itu katakan.

Komunikasi efektif ini tidak hanya mengenai membangun kepercayaan diri. Namun juga menghindari kesalahpahaman.

Berpikirlah sebelum berbicara

Anda bisa berhenti sejenak sebelum menanggpi segala hal, terutama saat percakapan emosional.

Waktu singkat ini bisa memberi otak memproses pikiran dan menghindari kebiasaan impulsif yang bisa disesali ke depannya.

Gunakan bahasa yang sederhana dan jelas

Baik bicara maupun menulis, sebaiknya hindari memakai kata atau penjelasan yang rumit yang membingungkan orang.

Pakai kata atau kalimat pendek sederhana dan langsung intinya. Kemudian tunjukkan rasa hormat terhadap waktu pendengar, supaya memudahkan mereka memahami apa yang Anda katakana.

Perhatikan isyarat non-verbal

Bahasa tubuh sering bicara lebih banyak daripada kata-kata. Ekspresi wajah, gerakan tangan, postur tubuh, atau nada suara bisa memengaruhi orang lain menerima ucapan Anda.

Pertahankan bahaya tubuh terbuka dan nada suara yang hangat supaya orang lain bisa merasa nyaman dan mendorong percakapan yang lebih baik.

Ajukan pertanyaan dan dorong umpan balik

Komunikasi yang efektif juga mengenai mengajukan pertanyaan secara terbuka. Ini bisa membuat orang lain merasa didengar dan dihargai, dan menunjukkan Anda tertarik pada percakapan itu. (*)

Baca artikel lainnya:

Leave a Reply