Koran Jogja – Banyak variabel yang patut menjadi pertimbangan ketika hendak membeli TV baru. Muali dari jenis layar.
Kemudian mengenai resolusi layar, konektivitas internet, hingga konten 3D. Berikut adalah sejumlah ulasannya.
4K vs 1080p Full HD: Mana yang Harus Dibeli?
Jika siap menghadapi masa depan dan hendak memakai TV selama mungkin, membeli 4K merupakan pilihan yang tepat.
Siaran 4K saat ini sudah tersedia, dan YouTube pun punya banyak konten 4K online. Anda pun bisa menikmatinya memakai pemutar media yang terhubung pada TV.
Tapi ketika tidak punya rencana meningkatkan kle 4K dalam waktu dekat, Anda bisa memakai TV Full HD.
TV 3D layak dipertimbangkan?
YouTube dan lainnya mempunyai konten 3D. termasuk konsol game yang baru sudah mendukung 3D (game dan film Blu-Ray 3D).
Anda pun bisa memutar file video 3D dari pemutar media atau komputer. Game dan film 3D asli terbatas tetapi tersedia.
Jika Anda merupakan seorang penggemar 3D, ini merupakan fitur yang bagus. Periksa perbedaan antara teknologi 3D aktif dan pasif pada TV.
3D aktif menggunakan kacamata 3D bertenaga baterai yang perlu disinkronkan dengan TV agar berfungsi. Namun harganya cukup mahal dan biasanya hanya disediakan satu atau dua pasang.
Sedangkan untuk 3D pasif, memakai kacamata polarisasi sederhana, lebih nyaman di mata dan murah dibeli.
Audio TV
Disadur dari times of India, TV semakin tipis dan sisi negatifnya yakni speaker menjadi lebih kecil dan lemah.
TV layar datar biasanya hanya punya dua speaker (sterio) dengan daya keluaran terukur 5 hingga 10 Watt RMS masing-masing.
Mungkin itu cukup untuk ruangan kecil. Tapi jika ingin meningkatkan pengalaman, Anda bisa memakai soundbar.Solusi lainnya, Anda juga bisa memakai amplifier atau speaker secara terpisah.
Layar Lengkung dan OLED
TV 4K semakin terjangkau. Sedangkan TV lengkung dan OLED masih punya harga yang premium.
TV dengan layar OLED ini menawarkan kualitas gambar yang lebih kaya, warna hitam yang lebih pekat, dan konsumsi energi yang lebih rendah.
Sementara itu TV lengkung memberi pengalaman yang lebih imersif dan terlihat luar biasa, tetapi Anda perlu duduk pada sudut tertentu.
Pengalaman tersebut tetap bergantung pada jenis konten yang Anda tonton di TV. Bagi sebagian besar pengguna yang menonton TV untuk sinetron harian, berita, dan film sesekali, tidak ada gunanya mengeluarkan uang ekstra.
Bagi yang ingin menonton film HD/4K dan acara olahraga, berinvestasi dalam teknologi ini bukanlah ide yang buruk.
Perlu diketahui, harga premium untuk TV lengkung atau OLED, bisa mendapatkan layar yang jauh lebih besar di TV LED 4K. (*)
Baca artikel lainnya:
