Koran Jogja – Tahun akademik baru akan segera datang. Bagi mahasiswa, melangkah melalui gerbang kampus, tak hanya masuk ruang kelas.
Namun juga menjadi babak baru dalam kehidupan. Banyak yang harus disesuaikan dengan lingkungan baru, baik asrama, tempat tinggal baru, maupun kota baru.
Selama masa penyesuaian sebagai mahasiswa baru, kemandirian dan inisiatif pun punya peran penting.
Awalnya mungkin akan terasa berat. Tetapi keputusan yang dibuat saat tahap awal, bisa membentuk pengalaman kuliah.
Mulai dengan terstruktur, bukan stres
Perencanaan bukan mengenai membatasi kebebasan. Namun menciptakan kejelasan dalam perjalanan.
Anda bisa meluangkan waktu mengatur semester sejak awal. Pahami bagaimana setiap mata pelajaran akan dinilai, baik melalui ujian, tugas, hingga proyek.
Sapa dosen sebelum Anda membutuhkannya
Percakapan sederhana setelah kelas atau pertanyaan tepat waktu bisa membantu membuka pintu jalan Anda menuju bimbingan dan dukungan akademik.
Ingat, jangan menunggu masalah muncul. Anda bisa mulai membangun hubungan sejak dini dengan dosen.
Trik ini bisa membantu Anda mendapatkan bantuan supaya bisa lebih mudah terssedia ketika membutuhkannya.
Perlakukan manajemen waktu sebagai keterampilan hidup
Belajar secara terburu-buru di menit terakhir itu tidak ada gunanya. Anda bisa mengelola waktu secara efektif supaya bisa memecah tugas besar menjadi langkah-langkah kecil dan mudah dikelola.
Jadwalkan kapan harus belajar dan istirahat. Buat rutonitas yang stabil dan tetap bertanggung jawab.
Upaya kecil dan konsisten seringkali menghasilkan hasil yang lebih baik daripada belajar terburu-buru di menit terakhir.
Melampaui silabus
Sejatinya pembelajaran itu terjadi saat di luar kelas. Anda bisa memanfaatkan setiap kesempatan untuk berkembang melalui berbagai kegiatan.
Semisal klub mahasiswa, kegiatan sukarela, magang, atau program budaya. Pengalaman ini bisa mengembangkan keterampilan kepemimpinan, komunikasi, serta pemecahan masalah.
Perhatikan pengeluaran
Anda bisa membuat anggaran sejak dini. Catat setiap pengeliaran, prioritaskan kebutuhan daripada keinginan dan rencanakan terlebih dahulu untuk hal menyenanngkan sesekali.
Kelola uang secara bijak, supaya bisa membawa efisiensi dan memberi rasa aman sekaligus mengurangi stres. (*)
Baca artikel lainnya:
