Selasa, 27 Januari 2026
Koran Jogja

Peringati Hari Bakti ke-38, PDAM Tirta Handayani Gelar Merti Banyu di Gua Bribin

Gunungkidul, Koran Jogja – PDAM Tirta Handayani memiliki cara unik untuk memperingati hari baktinya ke-38, yakni dengan menggelar merti banyu dan genduren syukur air di instalasi reservoir Bribin dan Gua Bribin. Semua itu untuk mensyukuri bahwa hingga saat ini masih bisa memanfaatkan debit air di Bribin guna kebutuhan masyarakat Gunungkidul.

Pelaksana Tugas Direktur Utama PDAM Tirta Handayani, Sulistyo Aribowo, menyampaikan bahwa peringatan Hari Bakti ke-38 tahun ini dilaksanakan secara sederhana namun sarat makna. Di mana lebih memaknai momentum ini sebagai refleksi perjalanan, pengabdian, serta komitmen dalam memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat Kabupaten Gunungkidul.

Oleh sebab itu, peringatan hari bakti tahun ini mengusung tema ‘Nguripi, Ngupadi lan Nguri-uri’. Sulistyo menjelaskan, makna tema itu adalah menghidupkan, berusaha mewujudkan, dan menjaga kehidupan sebagai pengingat bahwa air bukan sekadar kebutuhan, melainkan sumber kehidupan.

“Tema Nguripi, Ngupadi lan Nguri-uri kami implementasikan melalui rangkaian kegiatan nyata. Pada tema Nguripi, kami menegaskan kepedulian terhadap sumber air sebagai sumber kehidupan,” katanya kepada wartawan, Minggu (21/12/2025).

 

Implementasi tema tersebut diwujudkan melalui rangkaian kegiatan Nguripi Alam yang dilaksanakan pada Selasa, 17 Desember 2025, bertempat di Instalasi Reservoir Bribin dan Goa Bribin. Kegiatan itu berupa merti banyu dan genduren syukur air yang diikuti oleh pemerintah kalurahan, Dukuh Dayakan Kulon, Dayakan Wetan, Kepuh, tokoh masyarakat, Karang Taruna, serta Komunitas Nandur Banyu dari Padukuhan Ngurak-Urak.

“Kegiatan tersebut merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas keberlanjutan sumber air Sungai Bawah Tanah Bribin yang hingga kini masih memiliki debit air yang besar dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Sulistyo berharap, melalui upaya bersama dalam menjaga dan merawat sumber air, PDAM Tirta Handayani bersama masyarakat dapat mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

“Selain itu, kami terus berupaya melestarikan alam dan menjaga keberlanjutan sumber air yang ada di Kabupaten Gunungkidul,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan Ngupadi Lestari, yaitu penanaman pohon konservasi di area Goa Bribin dan Instalasi PDAM Tirta Handayani bersama Komunitas Nandur Banyu dan masyarakat setempat.

Pada kesempatan tersebut, PDAM Tirta Handayani juga menyerahkan 100 bibit tanaman konservasi kepada Komunitas Nandur Banyu sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian lingkungan dan sumber daya air.

Sementara itu, Koordinator Komunitas Nandur Banyu, Ribut Subronto, mengungkapkan, bahwa peringatan Hari Bakti PDAM Tirta Handayani menjadi pemicu semangat bagi pengelola air dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan.

“Kegiatan ini menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga sumber air bukan hanya tanggung jawab PDAM, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama masyarakat,” ujarnya.

Melalui implementasi Nguripi, Ngupadi lan Nguri-uri, PDAM Tirta Handayani berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan masyarakat, meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjaga sumber daya air, serta memastikan keberlanjutan pelayanan air bersih bagi generasi sekarang dan yang akan datang.

Di sisi lain, sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan, PDAM Tirta Handayani melaksanakan program Nguri-uri Pelanggan dengan membagikan bingkisan kepada 45 pelanggan yang taat membayar rekening air tepat waktu. Kegiatan ini dilaksanakan pada 17-19 Desember 2025 di 14 unit wilayah pelayanan PDAM Tirta Handayani se-Kabupaten Gunungkidul.

Dalam rangka mendekatkan diri kepada masyarakat melalui media digital, PDAM Tirta Handayani juga menyelenggarakan Vlog Video Competition yang dilaksanakan pada 6–22 Desember 2025. Kompetisi ini ditujukan kepada pelanggan sebagai sarana membangun kedekatan dan komunikasi aktif melalui media sosial.

Rangkaian Hari Bakti juga diisi dengan kegiatan donor darah yang dilaksanakan pada Jumat (20/12/2025) bertempat di Ruang Rapat 2 Kantor Pusat PDAM Tirta Handayani, bekerja sama dengan pihak terkait. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Direksi dan pegawai, baik dari kantor pusat maupun unit pelayanan.

“Seluruh rangkaian kegiatan akan ditutup dengan apel pagi, doa bersama, dan pemotongan tumpeng pada Senin, 22 Desember 2025, di Kantor Pusat PDAM Tirta Handayani,” ucapnya. (ana)

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply