Selasa, 27 Januari 2026
Koran Jogja

Samudra Ada Berapa?

Samudra Ada Berapa? (pixabay)
Samudra Ada Berapa? (pixabay)

Sementara samudra lain ditentukan oleh benua yang berbatasan dengannya, Samudra Selatan dicirikan oleh arusnya, yang mengalir dari barat ke timur dan dikenal sebagai Antarctic Circumpolar Current (ACC).

Arus unik ini, kemungkinan terbentuk 34 juta tahun lalu, mengedarkan perairan yang mengelilingi Antartika hingga garis lintang sekitar 60 derajat selatan, tidak termasuk Jalur Drake dan Laut Scotia.

ACC menarik air dari Samudra Atlantik, Pasifik, dan Hindia untuk membantu mengangkut panas ke seluruh dunia.

Angin di wilayah ini berkontribusi pada fenomena yang disebut upwelling, di mana air yang dingin dan padat nutrisi naik ke permukaan laut.

Begitu sampai di permukaan, air menyerap karbon dari atmosfer sebelum tenggelam kembali. Hal ini menjadikan Samudra Selatan salah satu penyerap karbon terbesar di Bumi, demikian temuan studi NASA tahun 2021.

“Ini semacam penghubung besar yang menghubungkan lautan lain,” kata Frank Nitsche, seorang peneliti kelautan di Observatorium Bumi Lamont-Doherty di Universitas Columbia yang telah mempelajari Samudra Selatan selama beberapa dekade, dikutip dari Live Science.

Ketika National Geographic Society secara resmi mengakui Samudra Selatan pada tahun 2021, “Saya tidak terlalu menyadari bahwa itu tidak benar-benar resmi,” katanya.

Leave a Reply